Iklan

22 Feb 2021, Februari 22, 2021 WIB
Last Updated 2021-02-22T07:04:21Z
Hukum & Kriminal

Gara-Gara Cinta Ditolak, Akibatnya Menistakan Agama Kekasihnya

SERDANG BEDAGAI - Pria bernama Indra Darma alias Acong, warga Desa Sialangbuah, Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, diduga telah menistakan agama kekasihnya di sosial media Facebook. Karena cintanya ditolak sang kekasih.



Istimewa



Petugas Kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal Polres Sergai, langsung melakukan penyelidikan dan menetapkan Acong sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. Acong berusia 23 tahun, sudah resmi ditahan di rumah tahanan Polres Sergai. "Motifnya masalah asmara. Tersangka cintanya ditolak oleh perempuan yang berbeda agama. Tetapi perempuan itu justru memilih teman dekatnya yang seagama," ujar Kapolres Sergai Ajun Komisaris Besar Polisi Robin Simatupang dalam keterangan tertulis, Senin, 22 Februari 2021.



Acong diduga melakukan penistaan agama kekasihnya, yang memeluk agama Islam. Itu karena wanita yang dicintai tersangka tidak mau melanjutkan hubungan asmaranya. Robin mengimbau masyarakat untuk mempercayakan penanganan kasus penistaan agama kepada pihak kepolisian. Kemudian, jangan terprovokasi dengan hal-hal yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.



"Terkait hal ini masyarakat jangan terprovokasi. Dan untuk menahan diri dari tindakan yang merugikan semua pihak," ujar Robin.



Atas perbuatannya, polisi menjerat Acong dengan Pasal 28 ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 dan Pasal 45 ayat (2) UU RI Nomor 11 Tahun 2016 tentang ITE subsider Pasal 156 huruf a KUHP tentang penistaan agama. 



"Dengan ancaman maksimal penjara 5-6 tahun," ujar Perwira melati dua itu, di hadapan Ketua MUI Sergai H. Hasful Huznain, FKUB, Ketua MPC PP Sergai, Zulpansah, tokoh Tionghoa, Budi Sumalim, Unsur Forpimcam Teluk Mengkudu, tokoh masyarakat, Syafaruddin dan tokoh pemuda.