Iklan

11 Jan 2021, Januari 11, 2021 WIB
Last Updated 2021-01-11T09:54:24Z
Nasional

Polri Akan Berikan Bimbingan Psikologi Kepada Keluarga Korban SJ182

Advertisement

Jakarta - Mabes Polri menyebut pihaknya akan memberikan pendampingan atau bimbingan psikologi terhadap keluarga korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182. Tujuannya agar tidak ada psikologi keluarga korban yang terganggu.   




"Kita memberikan bimbingan kepada keluarga korban agar keluarga korban secara psikologis tidak terganggu dan bisa menerima musibah itu," ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono dalam konferensi pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (11/1/2021). 



Brigjen Pol. Rusdi berharap bimbingan psikologi itu berjalan efektif. Untuk keluarga korban diharapkan bisa menerima musibah ini.   


"Ya, mudah-mudahan semua berjalan efektif bisa membantu keluarga korban menerima keadaan dan psikologi, keluarga korban bisa tetap normal," terang Karo Penmas. 



Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air SJY-182 dengan rute Jakarta-Pontianak sempat hilang kontak di Kepulauan Seribu tak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta pada Sabtu, 9 Januari 2020. Kabar hilang kontak pesawat itu pun disusul dengan kepastian jika pesawat itu jatuh di dekat Pulau Laki.   



Total, pesawat tersebut mengangkut 62 orang diantaranya 12 kru pesawat dan 50 penumpang. 50 penumpang itu terdiri dari 40 penumpang dewasa, tujuh anak-anak dan tiga bayi.   



Dari data RS Polri terbaru hari ini, pihak RS Polri sudah menerima 16 kantong jenazah dari tim SAR. Pihak DVI saat ini masih berusaha mengidentifikasi jenazah atau potongan tubuh korban yang berhasil ditemukan.