Polda Papua Tangkap Pemasok Senjata KKB - garudapost.id

Mobile Menu

Top Ads

yX Media - Monetize your website traffic with us

More News

logoblog

Polda Papua Tangkap Pemasok Senjata KKB

6 Jan 2021

 


Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw saat tunjukkan foto Naftali Tipagau alias Niel Tipagau alias Nataniel Tipagau (25 th), anggota KNPB Intan Jaya yang masuk dalam DPO dan ditangkap, Senin (4/1) di Jayapura. (Foto: ANTARA/HO/Humas Polda Papua)





JAYAPURA – Polda Papua menangkap Naftali Tipagau alias Niel Tipagau alias Nataniel Tipagau, terduga tepemasok senjata dan amunisi untuk kelompok criminal bersenjata (KKB). Tersangka ditangkap didepan Kampus Universitas Yapis Jayapura.


"Penangkapan dilakukan berdasarkan daftar pencarian orang nomor: DPO/03/III/Res.1.24/2020/Ditreskrimum dan laporan polisi Nomor: LP/02–a/I/2020/Papua/Res Nabire tanggal 25 Januari 2020 tentang perkara kasus transaksi amunisi," kata Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw di Jayapura, Selasa (5/1). 


Naftali Tipagau alias Niel Tipagau alias Nataniel Tipagau (25 th), yang tercatat sebagai anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Intan Jaya, disinyalir kuat bertugas mencari senjata api dan amunisi untuk kelompok kriminal bersenjata (KKB).


Paulus Waterpaw menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka dilakukan tanpa perlawanan berarti. Pelaku sendiri saat ini sudah ditahan di Mapolda Papua. 


Berdasarkan catatan kepolisian, Nataniel Tipagau, pada 25 Januari 2020 pernah melakukan transaksi pembelian amunisi bersama Paulus Tebay di Kabupaten Nabire. 


Pada saat dilakukan penindakan, Naftali Tipagu berhasil melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor, sehingga aparat gabungan hanya berhasil mengamankan Paulus Tebay, berikut barang bukti amunisi kaliber 9 mm sebanyak 20 butir dan uang tunai sebesar Rp1,110 juta.


Kemudian pada 12 November 2020, tersangka Naftali Tipagu kembali melakukan transaksi jual beli senjata dan amunisi bersama dengan Lingkar di Kabupaten Nabire. Naftali juga berhasil melarikan diri, sedangan Lingkar ditangkap.


"Tersangka aktif sebagai anggota organisasi KNPB dengan jabatan sebagai sekretaris umum KNPB wilayah Kabupaten Intan Jaya. Tersangka juga aktif melakukan propaganda dengan mengangkat isu-isu pelanggaran HAM yang dilakukan aparat keamanan di media sosial dalam mendukung upaya penolakan Otonomi Khusus Jilid II dan pelaksanaan mogok sipil nasional 2021," kata mantan Kapolda Sumatera Utara itu.


Waterpau menjelaskan, dari tersangka, Kepolisian menyita satu unit handphone, empat buah flashdisk dan satu lembar surat yang ditulis tangan dari KKB Intan Jaya ditujukan kepada Bupati Paniai. (***)