Advertisement

Monetize your website traffic with yX Media
Nasional

Kapolda Metro Jaya: Posko Ante Mortem Identifikasi Fase Pertama Korban Sriwijaya Air

10 Jan 2021, Januari 10, 2021 WAT
Last Updated 2021-01-11T05:57:46Z

Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M. Fadil Imran, mengatakan keberadaan Posko Ante Mortem di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur telah mengidentifikasi fase pertama korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.






Identifikasi fase pertama itu adalah mengambil manifest, daftar penumpang , foto-foto dari kamera "CCTV" untuk mengidentifikasi sekunder baik dari pakaian dan sebagainya.


Polri berfokus pada tugas tim Disaster Victim Identification (DVI).


"Kami sudah siapkan untuk ante mortem, jika ada keluarga yang akan memberikan informasi data primer dan data sekunder," ungkap Irjen Pol. Fadil di Dermaga JICT II Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu malam kemarin.


Identifikasi Ante Mortem adalah identifikasi dengan data-data fisik korban seperti nama, umur, berat badan, tinggi badan, pakaian dan aksesoris yang dikenakan korban terakhir kali hingga barang bawaan, serta kepemilikan lainnya.


"Sudah ada 20 orang dari pihak keluarga yang kami antar ke Rumah Sakit Polri," jelas mantan Kapolda Jatim itu, Minggu 10 Januari 2021.


Kepolisian telah mengumumkan kepada keluarga korban, untuk segera mempersiapkan data Ante Mortem yang dimiliki, untuk diantarkan ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati.


Kapolda Metro Jaya mengatakan tim di posko itu merupakan kolaborasi para dokter ahli forensik Polri, TNI, hingga akademisi yang akan mengidentifikasi korban. Posko juga mendapatkan dukungan dari rumah sakit pemerintah yang memiliki kemampuan untuk mengidentifikasi primer dan sekunder. 

TrendingMore