Habib Ditembak Karena Mencuri Kotak Infaq - garudapost.id

Mobile Menu

Top Ads

yX Media - Monetize your website traffic with us

More News

logoblog

Habib Ditembak Karena Mencuri Kotak Infaq

7 Jan 2021

MEDAN- Berpura-pura hendak buang air besar, Habib, residivis pencuri kotak infaq di Medan berusaha kabur dan merampas senjata milik Panit Polsek Medan Timur. Upaya tersangka yang ternyata seorang residifis ini untuk melarikan diri gagal, karena sebutir timah panas bersarang dikaki kanannya.



Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin menginterogasi tersangka pencuri kotak infaq (Foto : Singab)


Tersangka bernama lengkap Iman Habib Hasibuan, 34 tahun, warga Jalan Rahmat, Komplek PIK, Kelurahan Menteng Raya, Kecamatan Medan Denai, Medan, Sumatera Utara ini, ditangkap di kediamannya pada Kamis, 07 Januari 2021.


Tersangka ditangkap berdasarkan hasil penelusuran video pencurian kotak infaq yang viral di media social. Dalam video tersebut, tersangka diketahui beraksi mengambil isi kotak infaq   Mesjid Al- Amin, Jalan Bilal Dalam, Gang Surya, Kelurahan Pulo Brayan Darat I, Kecamatan Medan Timur. Akibat pencurian tersebut, Masjid kehilangan uang infaq sebesar Rp. 2.300.000,-


Berdasarkan ciri-cirinya, polisi mendeteksi, pelaku pencurian terebut adalah Iman Habib Hasibuan, seorang residivis dalam kasus yang sama pada tahun 2015 di salahs atu masjid di Deli Tua, Kabupaten Deli Serdang.


Saat ditangkap, tersangka sama sekali tidak memberikan perlawanan. Namun ketika dibawa pengembangan, tersangka mengaku hendak buang air besar. Petugas kemudian terpaksa membuka borgol yang mengikat tangan tersangka.


Kesempatan ini dipergunakan tersangka untuk menyerang dan berusaha merampas senjata milik Panit Reskrim Polsek Medan Timur, Ipda Poltak Tambunan. Gelagat ini dilihat petugas reserse lainnya dan spontan memberikan dua tembakan ke kaki tersangka, sehingga upaya pelariannya gagal.




“Tersangka yang merupakan residivis pencuri kotak infaq ini, berpura pura hendak buang air besar dan menyerang petugas, serta berusaha merampas senjata anggota. Anggota lainnya melihat gelagat itu dan langsung melumpuhkan tersangka dengan satu tembakan ke kaki agar tersangka tidak melarikan diri,” jelas Kompol H. Muhammad Arifin kepada wartawan di halaman Mapolsek Medan Timur, Kamis, 07 Januari 2021.


Tersangka yang pernah menjalani vonis 1,6 tahun ini kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk mendapatkan perawatan. (***)