Advertisement

Monetize your website traffic with yX Media
Wisata

Sandiaga Uno sebut Adian Nalombok di Balige sebagai "lembah kematian"

31 Des 2020, Desember 31, 2020 WAT
Last Updated 2020-12-31T11:46:39Z



Jakarta - Kunjungan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno ke Danau Toba, Sumatera Utara berbuah hasil. 


Dirinya yang melintas di Jalan Lintas Sumatera pada Kamis 31 Desember 2020 itu menemukan sebuah titik pemandangan Danau Toba yang sangat indah. 


Titik yang dinilainya menyimpan potensi wisata alam itu bernama Adian Nalambok yang terletak persis di punggungan bukit di antara Parapat menuju Balige. 


Pada lokasi tersebut, Sandi melihat hamparan luas perbukitan yang mengelilingi Danau Toba dari atas ketinggian. Persis dari atas Adian Nalambok, terlihat sebuah desa bernama Meat yang terletak di lembah sisi selatan Danau Toba, tepatnya Kecamatan Tampahan, Toba Samosir, Sumatera Utara. 


Namun sayang, lokasi strategis yang disebutnya sebagai 'death valley viewing spot' itu belum dikelola dengan baik. Kawasan itu kini hanya berupa sejumlah warung-warung kecil dengan tempat duduk sederhana. Padahal, pemandangan alam yang menjadi teras warung tersebut dinilainya sangat indah.


"Ini menunjukan bahwa toba ini banyak sekali titik-titik wisata destinasi yang bisa dikembangkan dengan pendekatan lewat keindahan alamnya," ungkap Sandi menunjukkan keindahan pemandangan Danau Toba dari ketinggian.


Dilihat dari ekonomi kreatifnya seperti membuat warung yang instagramable, inilah pariwisata yang bisa membuka lapangan pekerjaan di saat pandemik seperti ini dan peluang bagi masyarakat.


Pengembangan objek wisata Adian Nalambok diungkapkan Sandi menambah pilihan destinasi wisata bagi wisatawan yang berkunjung ke Danau Toba.


Sehingga diharapkan dapat secara langsung menciptakan lapangan kerja yang berujung ketahanan ekonomi rakyat yang terpuruk imbas pandemi virus corona atau covid-19.


"Jika pandemi ini mereda, kita harus mempersiapkan sesuai dengan tugas Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," imbuhnya. 


Merujuk letak geografis Adian Nalambok, Sandi bakal mengintegrasikan wisata alam mulai dari Bandara Silangit dengan Balige dan Parapat. 


"Jadi titik ini, titik adian nalambok ini mungkin titik yang paling terdekat selain Hutaginjang, yang bisa dikoneksikan dalam perjalanan dari airport Silangit menuju Balige atau ke Parapat," papar Sandi.


Lebih lanjut Sandi menjelaskan, pengembangannya harus integratif, untuk itu ia mengajak kolaborasi delapan bupati di delapan kabupaten yang ikut mengelola potensi yang ada di Danau Toba.


Terkait status Danau Toba yang kini ditetapkan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) sebagai Destinasi Super Prioritas (DSP). 


Dirinya menekankan kepada semua pihak untuk bekerja keras dan bekerja tuntas dalam persiapan, khususnya penerapan protokol kesehatan yang disiplin dan ketat. 


"Dan saya mengingatkan sekali lagi, dengan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin kita bisa bangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif, kita bisa bertahan, kita bisa berpihak kepada rakyat dengan membuka lapangan kerja seluas-luasnya," ungkap Sandi.


Menurut Sandi, keindahan alam tersebut merupakan ciptaan tuhan yang perlu kita lestarikan, ekosistem pariwisata berbasis keindahan, tetapi juga memiliki keberlanjutan,  kelestarian lingkungan harus dijaga serta didukung pariwisata dan ekonomi kreatif.

TrendingMore