Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Tiga Pelaku Pembunuh Remaja di Deli Serdang Ditangkap Polisi

Medan- Polisi akhirnya mengungkap 3 pelaku pembunuhan  REF remaja 18 tahun, yang ditemukan tewas dengan 42 luka tusukan, di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.



Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko, menjelaskan, pelakunya merupakan sepasang kekasih berinisial YP (23) dan YF (17) serta remaja berinisial AR (15). 

 

“Peran YP dalam pembunuhan menikam berulang-ulang korban dengan menggunakan pisau, (lalu) AR menikam berulang-ulang dengan obeng. Kemudian YF umpan untuk memancing korban,” ujar Riko, Jumat 6 nopember 2020.


Rencana untuk melakukan pembunuhan tersebut, dibuat oleh ketiga pelaku di sebuah warnet, tepatnya di Kecamatan Sunggal, pada Senin 2 Nopember 2020 lalu. 


Tersangka YF memiliki peran, untuk memancing korban dan mengajak berhubungan badan, melalui chat di Facebook.


Selanjutnya YF dan korban sepakat bertemu di Jalan Diski Kecamatan Medan Sunggal, sekitar pukul 19.00 WIB. Ternyata di sana juga ada tersangka YP.  


YF pun mengenalkan YP kepada korban dan meminta korban untuk membonceng dangan sepeda motor, karena YF dan YP tinggal berdekatan.


YF meminta korban agar melintasi Jalan Pertanian, Desa Serba Jadi, Kecamatan Sunggal, saat tiba di lokasi tersangka YP langsung menikam korban dengan menggunakan satu pisau yang sudah dikantongi korban terlebih dahulu.


 

Tikaman pertama mengenai leher dan korban pun terjatuh, beserta kedua tersangka YP dan YF. Kemudian tersangka AR yang sudah stand by di lokasi, datang dan memegangi korban.

 

Kemudian YP menikam korban berulang kali di bagian pundak belakang dengan pisau dan tersangka AR juga menusuk tubuh korban berulang kali dengan obeng.


Mengetahui korbannya sudah tewas YP dan AR menyeret korban ke sebuah ladang jambu. Para pelaku kemudian mengambil barang milik korban seperti HP dan sepeda motor CBR 150 warna putih milik korban.


Usia membunuh tiga pelaku  kabur ke kabupaten Asahan, dan pada Kamis 5 Nopember 2020, ketiganya berhasil ditangkap polisi di sebuah kos-kosan di Kelurahan Kisaran Naga, Kecamatan Kisaran, Kabupaten Asahan.


Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya para pelaku dijerat dengan Pasal 340 jo Pasal 338 jo Pasal 365 ayat 3 dKUHPidana, dengan ancaman hukuman mati atau penjara seumur hidup.