Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Monetize your website traffic with yX Media

Polisi Ungkap Prostitusi Online Yang Korbannya di Bawah Umur

Satreskrim Polres Bogor, Jumat, 20 November 2020 kemarin mengungkap prostitusi online yang menawarkan wanita muda belasan tahun, dari pengungkapan tersebut polisi menangkap seorang wanita dan dua pria mucikari.

Istimewa


Kapolres Bogor AKBP Roland Ronaldy di Polres Bogor, menjelaskan pelaku merekrut korban, menyediakan dan menempatkan korban dalam sebuah tempat yang disebut mess di daerah Cianjur. Pelaku juga mengantar korban untuk menjualnya di wilayah Puncak (Kabupaten Bogor dan Kabupaten Cianjur) dengan tujuan exploitasi seksual.


Berdasarkan informasi dari warga masyarakat, di daerah puncak ada penjualan orang untuk diekploitasi seksualnya.


"Satreskrim Polres Bogor mengungkap perkara tracfiking atau TTPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang). Kita amankan di sebuah vila yang ada di Cisarua, Puncak dan juga kita kembangkan hingga sampai di vila Cianjur," katanya, Jumat, 20 November 2020.



Setelah dilakukan penyelidikan kemudian kepolisian mendapatkan korban yang sedang dieksploitasi seksualnya di dalam kamar sebuah villa, sehingga kepolisian langsung mengamankan pelaku HI (33 tahun) yang sudah melakukan transaksi penjualan orang tersebut.


"Jadi para pelaku ini merekrut perempuan ini kemudian ditempatkanlah di sebuah mess yang ada di Cianjur. Setelah itu dari salah satu dari tiga orang ini memasarkan wanita ini sampai ke Cisarua Bogor," katanya.


Selanjutnya kepolisian melakukan pengejaran terhadap dua orang lainnya yang mencoba melarikan diri dan berhasil diamankan di daerah Cianjur yaitu HA (41 tahun) dan AN (29 tahun). Setelah itu pelaku dan korban dibawa ke kantor kepolisian Resor Bogor.


"Untuk TKP kita amankan pelaku 3 orang dengan HA, AN dan HI. Pada saat penangkapan kita juga mengamankan, ada 14 orang wanita yang pada saat itu ada di situ. Kemudian kita kembangkan sampai yang kedua di Cianjur," katanya.



Diketahui masing-masing dikenakan tarif Rp2 juta untuk wanitanya, 2 juta itu berikut vila, 600 ribu sampai Rp1,2 untuk wanitanya. 


Mereka korban tahu mereka diperdagangkan. Dari 14 korban ada dua wanita yang di bawah umur itu semua sudah diamankan. 


Sampai dengan saat ini akan terus polisi masih melakukan  pengembangan. Dari pengungkapan tersebut polisi menyita barang bukti berupa 17 unit handphone, uang tunai sebesar Rp2 juta, kondom merk Sutra dan sebuah mobil Toyota Avanza warna hitam. Dari hasil penyelidikan barang bukti modus pelaku sendiri memperdagangkan korban melalui online handphone.Pelaku sudah menjalankan bisnis haram tersebut selama setahun. 


"Dari hasil pemeriksaan satu tahun, tapi kita terus kembangkan," katanya.


Pelaku dijerat dengan Pasal 2 Undang-Undang tentang Tidak Pidana Perdagangan Orang Nomor 21 Tahun 2007. Kemudian, pasal berlapis 296 KUHP Junto Pasal 506. Ancaman hukuman 3 tahun penjara maksimal 15 tahun.


Sumber: Tiga Pelaku Prostitusi Online di Puncak Bogor Ditangkap