Advertisement

Monetize your website traffic with yX Media
Ekonomi

Indonesia Raup Potensi Ekspor Rp8,3 Triliun dalam ICBFBM

10 Nov 2020, November 10, 2020 WAT
Last Updated 2020-11-10T04:22:33Z

 



Jakarta– Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Kasan mengungkapkan, Indonesia berpotensi meraup USD 584 juta atau Rp8,3 triliun dalam penandatanganan Letter of Intent (LoI) pada Indonesia-China Business Forum & Business Matching (ICBFBM) yang digelar Sabtu  7 Nopember lalu.

 

Penandatanganan LoI dilakukan oleh lima importir RRT untuk pembelian produk pada 2021, yaitu batu bara, buah tropis, produk turunan kelapa; produk perikanan, makanan dan minuman, serta produk pertanian lainnya.

Penandatangan dilakukan secara langsung dari hotel Le Meridien Minhang, Shanghai, RRT. ICBFBM merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pameran The 3 rd China International Import Expo (CIIE) yang berlangsung pada 5--10 November 2020 di Shanghai, RRT.

 

Di tempat terpisah, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto mengungkapkan optimismenya dalam upaya mendorong peningkatan ekspor nasional.

 “Kerja sama perdagangan antara Indonesia dan Tiongkok diharapkan dapat terus terjalin dan perdagangan dapat terus meningkat, terutama di tengah perlambatan ekonomi global akibat pandemi Covid-19,” ujar Mendag, Selasa 10 Nopember 2020.

Selain itu, peran perwakilan perdagangan Indonesia di luar negeri diharapkan dapat terus berjalan dengan maksimal dalam memberikan kontribusi ekspor nasional

ICBFBM dapat memperkuat kerja sama Indonesia dan RRT serta menghasilkan potensi transaksi bisnis bagi pelaku usaha kedua negara di tengah perlambatan ekonomi dan perdagangan global serta pandemi Covid-19.

 ICBFBM diselenggarakan Dirjen PEN bekerja sama dengan KBRI Beijing, KJRI Shanghai, dan Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Shanghai.

TrendingMore