Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Ternyata, Makanan Juga Bisa Mempengaruhi Kepribadian Seseorang

 


Kepribadian adalah keseluruhan cara seorang  individu bereaksi dan berinteraksi dengan individu lain (Wikipedia). Banyak faktor yang dapat membentuk kepribadian manusia seperti pengaruh dari lingkungan, budaya, biologis, dan lain-lain. Namun ada yang berbeda kali ini. Boleh percaya atau tidak, ternyata makanan yang kita konsumsi bisa mempengaruhi kepribadian kita.


Berikut akan kami jelaskan kepribadian yang dapat terbentuk berdasarkan makanan yang dikonsumsi


Yang Gemar Bersosialisasi


Biasanya bagi orang yang mudah bersosialisasi lebih sering mengkonsumsi daging, makanan dan minuman manis, makan yang asin dan gurih. Ini terlihat ketika isyarat makan seperti bau makanan yang menarik muncul, maka kamu akan segera makan. Kebiasaan makan ini lah yang membuat kamu jadi lebih menerima dan menyesuaikan diri dengan apa yang ada atau lingkungan sekitar.


Yang Terbuka


Tipe ini lebih menyukai pola makan nabati dengan tipe daging seperti ikan-ikanan. Mereka juga menggemari buah dan sayur. Hal tersebut karena bagi yang mudah terbuka pada orang lain akan lebih mematuhi pola hidup sehat dan seimbang dan juga mendengarkan perkataan orang lain untuk yang baik


Yang Teliti


Orang yang teliti sangatlah berhati-hati dalam memutuskan sesuatu. Mereka mampu mengontrol hal yang dapat  menyebabkan stres, dan melakukan berbagai hal yang akan menguntungkan kesehatannya. Tipe kepribadian seperti ini akan lebih suka makan buah dan sayur-sayuran daripada memanjakan diri dengan makanan yang berbau manis, namun mereka juga menyukai daging namun dapat mengontrol diri untuk tidak berlebihan dalam mengkonsumsi.


Yang Ramah


Dilihat dari penelitian, sebenarnya tidak ada korelasi berarti antara makanan dengan kepribadian ini. Hanya saja, biasanya orang yang ramah akan memakan makanan yang ada. Jadi tidak heran jika tipe kepribadian satu ini enggan menolak jika orang lain menawarkannya makanan sekalipun ia sudah kenyang karena sifatnya yang cenderung ingin menyamankan orang lain kenyang. Selain itu, besar kemungkinan pula mereka sering mengonsumsi daging.


Neurotisisme


Jika di atas kita membahas kepribadian yang tidak terlalu gemar makan yang berlemak, beda halnya dengan pemilik kepribadian neurotisisme atau yang dapat didefinisikan sebagai orang yang mudah stress. Mereka suka makanan yang manis seperti es krim, bolu, kue, dan makanan yang berlemak sebab makanan tersebut akan membuat mereka merasa senang dan nyaman. Mereka akan menjadikan makan sebagai pelarian untuk mengatasi emosimu.



Penulis: Augesti Geovani