Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Ternyata Ini Penyebab Matinya 109 Ton Ikan di Danau Toba

Samosir- Sebanyak 109 ton  ikan di Kerambah Jaring Apung (KJA) Danau Toba di Kabupatean Samosir , Sumatera Utara, mati mendadak, pada Jum’at 23 Oktober lalu.

Istimewa

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Samosir Vicktor Sitinjak mengatakan, ada 38 KJA yang ikannya mengalami mati mendadak di Desa si Ogung-ogung, Kecamatan Pangururan.


“Dari KJA yang ikanya mati berjumlah 38 KJA, dan data dari sata sementara ada 109 ton ikan yang mati,” kata Vicktor Sitinjak Senin 26 Oktober 2020.


Ikan ikan ini mulai mati mendadak sejak  Kamis 22 Oktober lalu belum diketahui asti penyebab kematian ikan ikan tersebut,. diduga sementara akibat faktor cuaca.


“Karena airnya terlalu dangkal ini, jadi kemarin ada angin kencang, mengakibatkan air berputar ke bawah, naik lah kotoran yang dibawa kerambah, sehingga ikan yang dikerambah jadi tidak bisa bernafas, karena oksigenya kurang,” ungkap Vicktor.


Kejadian tersebut sudah sering terjadi, tidak saja di Kabupaten Samosir,  tahun lalu kejadian serupa juga terjadi di perbatasan Kabupaten Dairi.


Kejadian tersebut biasanya bukan karena tercemar penyakit, namun kondisi cuaca dan  air yang berputar dari bawah danau naik ke atas sehingga, ikan tidak bisa bernafas.

Istimewa

Agar kejadian serupa tidak terulang, Dinas Pertanian dan Perikanan Samosir nantinya akan menyarankan agar KJA yang lokasinya rendah dipindahkan yang lebih dalam. Sedangkan ratusan ikan yang mati tersebut nantinya kan dikubur massal oleh Pemerintah Kabupaten Samosir.


“Ikan yang mati sesuai koordinasi Pak Camat Pangururan akan dikubur di (Kecamatan) Huta Tinggi,’’ujar Vicktor.


Saat ini petugas dari Dinas Pertanian dan Perikanan kabupaten Samosir  sedang mengumpulkan bangkai ikan ke dalam karung. Nantinya karung itu dibawa menggunakan alat berat ke tepi danau, untuk selanjutnya dibawa menggunakna truk.


“Saat diangkat truk, (akan) dilapisi plastik supaya air yang terbawa ikan busuk tidak tercecer di jalan dan tidak menimbulkan bau busuk,” ujarnya.