Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Tergiur Upah Rp.10 Juta, 4 Pria Penyeludup Shabu Ditangkap

Labuhan Batu-  4 (empat) Orang ditangkap dalam kasus penyeludupan narkoba jenis shabu antar  provinsi, di Jalinsum Aek Kanopan, Kelurahan  Aek Kanopan,  Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhan Batu Utara.

 


Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan menjelaskan, penangkapan berawal  adanya informasi dari jajaran Dit Narkoba Polda Sumut terkait penyeludupan narkoba jenis shabu yang dilakukan sindikat penyeludup antar provinsi.

Awalnya  polisi berhasil memnangkap  dua orang tersangka  yakni Muhamad Maulana (35) warga jalan Tengku Muda Lamkuta, Desa Utenbai, Kecamatan Bandar Sakti, kota Loksumawe, Aceh  dan  Sofyansah (33)  warga dusun 12 Desa Kota Datar Kecamatan  Hamparan Perak, Kabupaten  Deli Serdang.

Dari kedua tsk ini berhasil disita 1 (satu) unit mobil innova hitam BL 1823 LM oleh Personil Polsek Kualuh Hulu,” ujar Deni, Senin 26 Oktober 2020.

 


Dari hasil pemeriksaan  kedua tersangka tersebut,  diperoleh informasi  jika teman keduanya sudah melintas lebih dahulu dengan  mengendarai 1 (satu) unit Honda Jaz Putih dengan nopol BK 1030 Q, sehingga informasi tersebut diteruskan ke Polres Labuhan Batu.

Saat mobil yang menjadi terget operasi melintas di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan  Rantau Prapat,  Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhan Batu, polisi akhrinya berhasil menangkap dua tersangka lainnya.

Dari dalam mobil berhasil diamankan tersangka  Misbahudin alias Mis (45)  dan  Suriadi alias Adi (23) keduanya warga Desa Baroh Blang, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten  Aceh Utara,  Dari tersangka ini disita barang bukti 4(empat) Bungkus diduga berisikan narkotika jenis SabuBerat Bruto 4270 Gram,” ungkap Deni.

 


Sebelumnya  dua mobil  yang digunakan tersangka sudah diintai oleh polisi sejak  keberangkatannya pada 24 Oktober 2020 lalu dari daerah Peurlak NAD.

Rencananya para tersangka ini  membawa narkotika sabu tersebut ke Bandar Lampung, dan para tersangka di janjikan upah sebesar masing masing Rp.10.000.000.

 

Untuk ke 4 (empat) tersangka dijerat dengan pasal 114 Sub 112 UU RI NO.35 Th 2009  Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.