Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget




 

Tarik Mobil, Petugas Debt Kolektor Dipukuli Nasabahnya


Medan-Aksi kekerasan terhadap Debt Collector kembali terjadi. Korban dipukuli oleh nasabahnya karena perusahaan pembiayaan tersebut tidak mau memberikan keringanan.


Korban SH akhirnya dipukuli sekelompok orang dengan menggunakan batu di kawasan ringroad, Medan, Rabu 30 September 2020, Akibatnya, korban mengalami luka di bagian kepala.


Kejadian berawal saat korban bersama seorang rekannya membuntuti 1 unit mobil milik PS dan FS dari Kota Pematangsiantar. 


Pengejaran mobil dilakukan karena mobil tersebut belum menunggak pembayaran.


Korban berhasil menghentikan mobil yang menjadi targetnya, dan  berhasil membawa mobil tersebut ke Kota Medan. 


Saat berada di perjalanan, pelaku menghubungi temannya, dan tersnyata pelaku merupakan  anggota salah satu organisasi kemasyarakatan (ormas). 


Pelaku meminta rekan-rekannya untuk secepatnya  stand by di perusahaan pembiayaan yang menyita mobilnya.


Setibanya di kantor perusahaan pembiayaan tersebut, korban dan pelaku masuk ke kantor. Di dalam kantor, pelaku PS meminta keringanan pembayaran kredit mobil miliknya. 


Namun perusahaan tidak setuju dan berniat menarik mobil dari PS, akibatnya di dalam kantor terjadi keributan antara PS dan pihak perusahaan. 


Keributan terjadi hingga ke depan kantor. Perkelahian pun tidak terelakan, massa ormas yang sudah stan by akhirnya beraksi sehingga mengakibatkan kepala SH pecah akibat pukulan batu.


Akibat peristiwa tersebut Kepolisian dari Polsek Sunggal langsung datang ke lokasi untuk melerai perkelahian itu, menurut salah seorang pegawai mengatakan jika pelaku akhirnya di bawa ke Polsek Sunggal.


“Pelaku dibawa ke Polsek Sunggal itu. Kami yang menyerahkannya. Tadi kami temukan pisau di celananya,” katanya.



Tak berselang lama,  Ormas yang merupakan teman pelaku mendatangi Polsek Sunggal, untuk meminta pelaku dibebaskan.