Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Seorang Istri di Tanjung Balai Jadi Otak Perampokan Kios Rokok

Tanjung Balai- Petugas kepolisian Sat Reskrim Polres Tanjung Balai akhirnya menungkapkasus pencurian dan kekerasan  yang terjadi pada Sabtu 24 oktober 2020 lalu.

 


Dalam pengugkaan tersebut, polisi  menangkap dua orang pelaku yang merupakan pasangan Suami-Istri, kedua pelaku yakni  Safrizal Alias izal, (38) warga Jalan prof A.H. Yamin, Kelurahan  Keramat  Kubah, Kecamatan  Sei Tualang Raso, Kota Tanjung Balai dan Nurselamah br. Saragih munthe alias Lolom,  (28) warga  Jalan  Asahan, Kecamatan Tanjung Balai Selatan, Kota Tanjung Balai.

Kedua pelaku ditangkap di Jalan  Asahan, Kelurahan  Indra Sakti, Kecamatan Tanjung Balai Selatan Kota Tanjung Balai tepatnya di Pantai Amor.

Kasubag Humas Polres Tanjung Balai, Iptu Ahmad Dahlan Panjaitan mengungkapkan korban  saat sedang berjualan di kiosnya, dipukul tersangka hingga pingsan.  Setelah Selmina dilumpuhkan, para tersangka mengambil seluruh barang-barang berharga milik korban.



“Kemudian mereka mencuri 1 buah cincin emas, 1 tas pinggang yang berisi uang milik korban dan barang lainnya,” kata Dahlan, Senin 26 Oktober 2020.

 

Mendapat adanya laporan  perampokan tersebut,  tim  Tekab Sat Reskrim Polres Tanjung Balai lagsung  melakukan cek tempat kejadian perkara,  dan menangkap satu orang pelaku  bernama Safrizal alias izal di  Jalan Asahan,  Kelurahan Indra Sakti, Kecamatan  Tanjung Balai Selatan,  saat sedang berjalan kaki.

Dari hasil pemeriksaan Safrizal diketahui otak  pencurian tersebut adalah  istri nya (Nurselamah) yang telah merencanakan aksi tersebut pada  Jumat  23 Oktober 2020.

 

Polisi akhirnya menangkap Nursalemah di Jalan Veteran Kecamatan Tanjung Balai Selatan, Kota Tanjung Balai.

Saat melakukan aksinya, komplotan ini memiliki perannya masing masing, untuk masuk ke dalam rumah korban,  Nurselamah melakukan aksinya dibantu oleh   seorang laki-laki  berinisial   D  yang saat ini  dalam pengejaran polisi.

Sementara Syahrizal memantau situasi di luar rumah. Saat menjarah barang korban dari pengakuan dan barang bukti yang diamankan, mereka mengambil tas yang berisi uang Rp1 juta.

 

Saat ini pasangan suami-istri itu di bawa ke Polres Tanjung Balai, sementara polisi masih terus mengejar tersangka berinisial D.