Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget




 

Selama Ini Dibodohi, Ternyata Cuma Mitos



Beberapa makanan yang dianggap berbahaya dan bisa menyebabkan penyakit kerap kali kita dengar, bahkan alasan melarang makanan tersebut dilarang untuk dimakan karena bisa menyebabkan sejulah penyakit. 


Namun ternyata cuma mitos belaka, nah berikut sejumlah makanan yang di anggap berbahaya untuk dikonsumsi karena bisa menyebabkan beberpa penyakit atau hal hal yang diluar akal sehat kita.


 

Kacang Bisa Bikin Jerawat?




Sering sekali kita mendengar perkataan kalau makan kacang bisa bikin jerawat. Padahal sebenarnya itu mitos guys. Tidak dipungkiri, bahwa kacang memang mengandung lemak. Hanya saja, kandungan ini tidak sampai menyebabkan penumpukan dan penyumbatan lemak pada pori-pori kulit. Jerawat justru lebih mungkin disebabkan oleh makanan manis yang banyak mengandung gula dan karbohidrat.


Garam Bisa Menangkal Ular



Kata orang tua garam ampuh mengusir ular masuk ke rumah. Caranya taburkan garam di sekeliling rumah maka ular enggan untuk masuk rumah. Selain itu dalam dunia magis garam juga bisa dipercaya menangkal nroh jahat atau hantu. Namun sebenarnya mitos atau fakta sih?


Garam memang bisa membasmi hewan yang masuk ke kebun atau rumah, tapi bukan ular, melainkan siput, bekicot, dan lintah yang merusak tumbuhan. Sebab pada dasarnya ular sama sekali tidak takut dengan garam ya guys.


Makan Nanas Bisa Bikin Keguguran




Sampai saat ini masih banyak yang beranggapan nana dapat menyebabkan keguguran pada janin. Belum ada alas an yang jelas darimana argument ini berasal. Namun pada kenyataannya nanas bukan lah penyebab keguguran. Justru memakan nanas saat hamil bisa memberikan dorongan nutrisi bagi janin dalam kandungan untuk bisa bertumbuh kembang dengan optimal. Satu porsi nanas potong segar menunjang kurang lebih 79 mg vitamin C.


Nanas memiliki kandungan bromelain yang justru disarankan mengonsumsi 80-320 mg bromelain untuk mengobati berbagai masalah pencernaan dan peradangan otot. Sementara kandungan bromelain pada buah nanas hanya mencapai 16 mg yang disimpulkan terlalu kecil untuk dapat membuat perubahan nyata pada rahim selama masa reproduksi.


Durian Penyebab Kolestrol Naik




Buang jauh-jauh anggapan tentang dampak makan durian dpat menyebabkan naiknya kolestrol. Tahukah anda? banyak penelitian yang menyebutkan bahwa buah berduri ini tidak memiliki kandungan kolesterol dalam buahnya, alias nol kolesterol.


Sebaliknya durian mengandung lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu menurunkan kadar beberapa jenis lemak dalam tubuh, seperti trigliserida dan kolesterol jahat dalam tubuh. Oleh karena itu, orang yang punya kondisi kolesterol tinggi sebenarnya sah-sah saja memakan buah durian.


Meski begitu, durian mengandung sedikit lemak jenuh yang berbahaya, yang dikaitkan dengan penyakit jantung. Tidak hanya itu, durian juga memiliki kandungan kalori dan gula yang cukup tinggi, sehingga kebanyakan ahli menyarankan setiap orang membatasi jumlah durian yang dikonsumsi.


Terutama bagi mereka yang berencana untuk menjalankan program diet untuk menurunkan berat badan serta orang dengan penyakit diabetes.