Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget




 

Polisi Akan Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Kantor Pemerintah di Kabupaten Keerom


Jayapura-Tidak terima dengan hasil CPNS formasi 2018, ratusan masa di Kabupaten Keerom melakukan aksi perusakan dan pembakaran terhadap kantor pemerintahan  pada Kamis 1 Oktober 2020 sore kemarin.


Kapolda Papua, Irjen Pol. Drs. Paulus Waterpauw, menyesali aksi anarkistis sekelompok massa di Kantor Pemerintah Kabupaten Keerom. Polisi akan mengusut kasus ini dan menindak tegas para pelakunya.


Kapolda Papua mengatakan, telah memerintahkan Kapolres Keerom AKBP Baktiar Joko Mujiono untuk mengusut tuntas kasus ini. Termasuk menangkap para provokator aksi perusakan dan pembakaran kantor pemerintah.


"Tadi Wakapolda bersama sejumlah pejabat utama Polda Papua sudah menuju lokasi kejadian untuk mem-back up penanganan kasus ini," ungkap Irjen Pol Waterpauw di Kota Jayapura, Papua, Jumat 2 Oktober 2020.


Kapolda Papua menyayangkan aksi sejumlah massa yang diduga para peserta tes CPNS yang tak lolos seleksi. Mereka dinilai telah melakukan tindakan sewenang-sewenang dan memaksakan kehendaknya.


"Apa maksudnya main bakar. Tidak boleh kejadian seperti ini. Kami tetap proses hukum dan tangkap para pelakunya," tegas Kapolda Papua.


Menurut Kapolda, penerimaan CPNS di Kabupaten Keroom, telah memenuhi kuota sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2002 tentang Otonomi Khusus (Otsus) Papua, yaitu 80 persen bagi warga asli Papua.


"Kami menyesali pembakaran terjadi. Mereka tidak menerima kekurangannya dan berharap semua harus dipenuhi pemerintah," jelas Kapolda Papua.