Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget




 

Pasca Tenggelamnya KM Tanjung Permai, Satu ABK Ditemukan Selamat


BENOA - Basarnas Bali akhirnya berhasil mengevakuasi satu korban selamat KM Tanjung Permai yang ditemukan terapung-apung di Perairan dekat Uluwatu, Kamis 8 Oktober 2020 kemarin. 


Korban ditemukan setelah tim SAR mengerahkan Helikopter di hari pertama beserta KM SAR Arjuna 229.


Basarnas Bali terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait dan melakukan pemapelan melalui VTS Benoa terhadap kapal-kapal yang melalui area diduga kapal tenggelam.


Korban atas nama Nurohman bertahan dengan mengandalkan benda mengapung dan selanjutnya ditemukan boat yang kebetulan melintas. 



Saat itu Boat milik Bobby Jillian  (route Bali - Grajagan) mengantar pemain surfing melalui perairan Pantai Selat, Grajagan, Muncar, Banyuwangi.  saat dalam perjalanan bobby menemukan korban tengah mengapung. 


Usai korban dievakuasi dan dinaikkan ke kapal, korban langsung dibawa menuju Pelabuhan Benoa Bali, dan tiba sekitar pukul 15.30 Wita. 


"Berdasarkan keterangan Norihman bahwa tanggal 05 Oktober 2020 sekitar pukul 22.00 Wita kapal mulai karam karena ombak tinggi dan menenggelamkan kapal di perairan dekat Uluwatu sekitar 17 Nm dari pelabuhan Benoa," jelas  Gede Darmada, Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali), Jumat 9 Oktober 2020. 


Di atas Kapal SAR Arjuna 229 Norihman dimintai keterangan dan juga menceritakan kronologis kejadian. 


Dari keterangan Norihman, ia menyaksikan 5 orang lainnya ikut terjun ke laut sementara 6 orang masih diatas kapal. 


ia terpisah dengan rekan- rekannya yang tidak mampu bertahan dan tenggelam. Menurut Norhiman, kapal sudah tenggelam serta tidak dilengkapi alat keselamatan baik life jacket ataupun pelampung dan alat komunikasi juga terbatas.


Darmada sebagai SMC (SAR Mission Coordinator) mengambil langkah untuk meminta dukungan Kantor Basarnas Surabaya melakukan pencarian seputaran perairan Selatan Jawa Timur, mengingat sudah 4 hari setelah kejadian dan arah dari pergerakan arus. 


"Selain bantuan dari Basarnas di Surabaya, rencana operasi SAR besok kami akan mengerahkan RIB menyisir wilayah selatan Bali, juga dari agen kapal KM Tanjung Permai berencana melakukan pencarian di perairan selatan Banyuwangi Jatim," ungkapnya.


Diberitakan sebelumnya kapal ikan yang ber-POB 12 orang dilaporkan hilang oleh agen kapal pada Selasa 6 Oktober 2020 lalu.  


Sehari sebelumnya, agen kapal sempat melakukan sambungan telepon dengan Sohidin (kapten kapal), dikatakan bahwa kapal kemasukan air. Posisi terakhirnya saat itu berada di Selat Badung, dimana posisi koordinatnya 08°55'S - 115°1'5."E.