Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget




 

Alasan 13 Oktober Dijadikan Hari Tanpa Bra Sedunia

 



Setiap tahun wanita di seluruh dunia memperingati hari tanpa bra atau dikenal dengan istilah no bray day diperingati setiap tanggal 13 oktober yang dimana tahun ini jatuh pada selasa lalu.

Meski terdengar vulgar dan aneh namun no bra day bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya kanker payudara.

Gerakan ini dimulai pada tahun 2011 yang berlangsung di media sosial dengan tanda pagar #nobraday, bertepatan dengan bulan kanker payudara yang diperingati setiap bulan oktober.

Bulan kesadaran kanker payudara, yang diperingati di negara-negara seluruh dunia setiap bulan oktober, membantu meningkatkan perhatian dan dukungan untuk kesadaran, deteksi dini dan pengobatan serta perawatan kanker payudara, kampanye hari tanpa bra juga dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong perempuan untuk melakukan pemeriksaan diri, screening, dan memastikan mereka mengetahui tanda-tanda kanker payudara.

Para wanita dianjurkan untuk menjalani pemeriksaan mammogram pada 13 oktober, yang dapat membantu mendeteksi kanker payudara hingga dua tahun sebelum kanker dapat dirasakan oleh pasien atau dokter. Hari tanpa bra ini juga diperingati dengan melakukan serangkaian kegiatan seperti keluar tanpa bra, berdonasi dan mengenakan pakaian ungu pada hari itu.


Hingga saat ini masih banyak orang yang salah mengartikan no bra day. Banyak dari mereka yang mengira hari ini adalah hari bebas pergi tanpa menggunakan bra.

Padahal makna sebenarnya dibalik hari tanpa bra sedunia adalah untuk memberi semangat kepada para penyintas kanker payudara, dan sebagai wanita kita harus lebih berhati-hati dan mengetahui gejalanya sebelum terlambat.


saat ini belum ada pengetahuan yang memadai tentang penyebab kanker payudara, oleh karena itu deteksi dini penyakit ini tetap menjadi hal terpenting dalam pengendalian kanker payudara. Ketika kanker payudara terdeteksi sejak dini, dan jika diagnosis serta pengobatan yang memadai tersedia, ada kemungkinan besar bahwa kanker payudara dapat disembuhkan.


Penulis: Augesti Geovani