Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget




 

3 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Terkait Kericuhan Unras UU Cipta Kerja di Medan

Medan - Terkait kerusuhan yang terjadi pada Kami 8 Oktober 2020,  saat unjuk rasa Undang-Undang Cipta Kerja di halaman Gedung DPRD Sumatera Utara di Medan, Polda Sumut kini menetapkan tiga orang tersangka terkait kericuhan tersebut.



Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Tatan Dirsan Atmaja mengatakan sebanyak 243 orang diamankan saat kericuhan terjadi, dan 3 orang kini ditetapkan sebagai tersangka.


"Total sebanyak 243 orang diamankan dari massa pengunjuk rasa yang berujung bentrokan di Medan, tiga ditetapkan tersangka," kata Tatan, Jumat 9 Oktober 2020.

 

Tiga orang yang kini berstatus tersangka  karena kedapatan membawa kelewang dan terduga pelaku pembakaran mobil Waka Rumkit Bhayangkara Medan di Jalan Sekip, Medan Petisah.

 

"Untuk keseluruhan di Sumut ada 253 orang yang diamankan. Sebanyak 9 orang di antaranya di Labuhan Batu, 1 orang di Tapsel dan 243 orang di Medan," jelas Tatan.


Dari jumlah pendemo yang diamankan di Kota Medan itu, 16 di antaranya merupakan anak di bawah umur. Selain itu, dari para pengunjuk rasa ini, 32 orang di antaranya terindikasi sebagai kelompok Anarko.


Akibat dari bentrokan tersebut, 34 personel polisi terluka. Kemudian empat kendaraan rusak terdiri dari tiga mobil polisi dan satu mobil pelat merah.