Advertisement

Monetize your website traffic with yX Media
Peristiwa

Viral Video Polisi Di Tabrak Supir Angkot

18 Sep 2020, September 18, 2020 WAT
Last Updated 2020-09-18T02:50:04Z


Rekaman video sopir angkutan kota  menabrak polisi lalu lintas  menjadi viral di media sosial. dalam video berduras 9 detik tersebut, tampak sang polisi sampai terseret angkot.


Peristiwa itu terjadi di Jalan Sutomo, Kelurahan Proklamasi, Kecamatan Siantar Barat Kota Pematang Siantar, Sumatera Utara, Pada Senin 14 September 2020.


Kasat lantas Polres Pematang Siantar, AKP Muhammad Hasan mengatakan polisi yang ditabrak adalah petugas Polantas bernama Bripka Panal Simarmata, sedangkan sopir angkot bernama Pantun Aritonang.


Kejadian berawal saat Bripka Panal hendak menolong perempuan yang tiba-tiba berteriak di dekat lokasi kejadian.


“Awalnya  ada anggota kita yang melakukan pertolongan pada seorang perempuan yang mengalami sakit. diduga mengalami tekanan jiwa, jadi anggota kita membantu karena dia berteriak teriak di Jalan Sutomo,” ujar Hasan, Jumat 18 September 2020.


Akibat persitiwa tersebut terjadi kemacatan panjang. Usai membawa perempuan tadi ke tempat yang aman, Bripka Panel berupaya menggurai kemacatan.


Kemudian saat hendak mengintruksikan agar angkot yang dikendarai Pantun Aritonang maju, arahan Bripka Panel tidak diindahkan. Sehingga ia pun mendatangi Angkot Pantun.


“Pada saat anggota kita mendatangi, supirnya malah bilang gini ‘Apa kau, mau kau tangkap aku’ malah bilang gitu, sambil menjalankan angkotnya sehingga anggota kita menyelamatkan diri naik ke atas (bagian depan angkot),” ujar Hasan.


Bripka Panel sempat terbawa  5 meter, atas kejadian polisi menilang Pantun, sekaligus juga menyita kendaraannya. Selain itu Pantun juga telah memohon maaf kepada pihak kepolisian.


“Kemudian hari ini pemilik angkot berikut mandor dan supirnya sudah datang ke kantor kita bermohon maaf dan mengakui kesalahan,’’ ujar Hasan.

Berikut video nya:



Permintaan maaf Pantun dilakukan secara terbuka kepada polisi, melalui video singkat.


 “Atas kejadian semalam tanggal 14 hari Senin, saya benar benar bersalah atas nama Pantun Aritonang melawan petugas kepolisian. Saya minta maaf sebelumnya atas kejadian yang semalam. Itu benar benar saya yang bersalah. Saya menyesali perbuatan saya atas kejadian semalam. Tolong maaf kan saya,” ujar Pantun. 

TrendingMore