gtag('config', 'UA-171687211-1'); Tak Perlu Beli, Ini cara Membuat Baju Tie Dye -->

Iklan Semua Halaman


 

.

Tak Perlu Beli, Ini cara Membuat Baju Tie Dye

Wednesday, September 16, 2020
Motif tie dye belakangan ini mendadak kembali viral dan banyak dikoleksi masyarakat, apalagi bagi anak milienial.

Foto: Istimewa


Sebenarnya tie dye ini erat sekali kaitannya dengan kaum hippies, namun bagi masyarakat Indonesia, tie dye justru sering disebut sebagai bentuk baru batik jumputan.


Cara membuatnya juga mudah tak sesulit mewarnai baju adat atau mewarnai baju polisi, yakni dengan cara mewarnai baju polos dengan motif tie dye yang memakai wantex atau natfol.

Selain menyenangkan, kegiatan mewarnai layaknya anak-anak juga dapat meningkatkan kreativitasmu. Bahkan kamu bisa mewarnai baju saudara atau temanmu untuk menjadi keseruan atau dijual untuk mendapatkan keuntungan. Kapan lagi coba mendapat keuntungan dari sebuah keseruan kita?

Dilansir dengan hipwee, wantex atau natfol akan lebih bagus dipakai untuk mewarnai baju putih yang polos, dan tidak disarankan memakai wantek pada baju yang bermotif karena dapat memperburuk motif tie dyenya. Penasaran seperti apa cara pembuatannya, yuk ikuti langkah-langkanya.

Pertama, siapkan semua peralatan yang dibutuhkan, seperti: wantek, air, garam, baju warna putih yang berjenis katun, botol plastik, karet gelang, koran bekas untuk alas, serta sarung tangan.

Kemudian campurkan larutan wantek dengan air sebanyak 400 ml, lalu masukkan ke botol plastik, agar tidak luntur tambahkan 2 sendok garam.

Setelah pewarna sudah dicampurkan, cubit dan putar, kemudian ikat dengan menggunakan karet gelang. Tuang pewarna wantex sedikit demi sedikit. Setelah selesai, keringkan kaus selama 24 jam.
Selanjutnya, buka ikatan kaus kemudian rendam dengan air dingin sampai sisa warna wantex bersih. Jemur kembali sampai kering lalu cuci dengan detergen sebelum dipakai. (Febrina Azura)