Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget




 

Empat Kecamatan di Kabupaten Nunukan Dilanda Banjir Dan Tanah Longsor

Jakarta– Hujan dengan intensitas tinggi kembali melanda  Kabupaten Nunukan, Provinsi Kalimantan Utara. Akibatnya, empat kelurahan di tiga kecamatan wilayah administrasi Kabupaten Nunukan terendam banjir. Minggu 27 September kemarin, pukul 23.30 WITA .


Foto : Banjir di 4 kecamatan di Kabupaten Nunukan (BPBD Kab. Nunukan)

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nunukan melaporkan banjir mengakibatkan sedikitnya 55 KK terdampak dan 52 unit rumah terendam dengan Tinggi Muka Air (TMA) 100 cm. 


Selain itu dilaporkan juga adanya tanah longsor dikarenakan struktur tanah yang labil yang mengakibatkan tiga unit rumah rusak ringan.


Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati mengatakan tiga kecamatan yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor tersebut antara lain, Kecamatan Nunukan Selatan tepatnya di Kelurahan Selisun, Kecamatan Nunukan di Kelurahan Nunukan Tengah, Kelurahan Nunukan Utara, Kelurahan Nunukan Utara, Kelurahan Nunukan Timur, Desa Binusan dan Desa Sei Fatimah. Sementara Kecamatan Sebatik Timur juga terdampak tepatnya Desa Tanjung Harapan.


"Atas kejadian tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Nunukan langsung melakukan kaji cepat, evakuasi warga serta berkoordinasi dengan instansi terkait guna mempercepat penanganan bencana tersebut," kata Raditya. Selasa 29 September 2020.


Sebanyak 21 orang personil BPBD bersama aparat desa dan warga turut dilibatkan dalam penangangan akibat dampak dari peristiwa ini. 


Adapun kendala di lapangan yakni masih terbatasnya peralatan dan beberapa titik lokasi bencana sulit dijangkau oleh personil BPBD sehingga untuk sementara penanganan hanya dilaksanakan secara mandiri oleh warga setempat.