gtag('config', 'UA-171687211-1'); Usai Ditabrak Becak ,Gelandangan Ditemukan Tewas Terduduk -->

Iklan Semua Halaman


.

Usai Ditabrak Becak ,Gelandangan Ditemukan Tewas Terduduk

Friday, August 14, 2020





Medan- Seorang gelandang tanpa identitas yang diperkirakan berumur 60 tahun, Jumat (14/8/20) dini hari ditemukan tak bernyawa dengan posisi duduk di atas trotoar jalan Mandala By Pass Kelurahan Tegal Sari Mandala 2 kecamatan Medan Denai.

Kejadian tersebut sempat membuat heboh warga sekitar lantaran beberapa sebelum nya warga melihat gelandangan tersebut masih berjalan kaki.


Pihak kepolisian dari polsek Medan Area yang datang ke lokasi langsung mengamankan lokasi kejadian dari kerumunan warga. Dari pemeriksaan awal,terdapat luka dibagian pelipis kiri dan hidung korban. Polisi pun melakukan penyelidikan dan mencari saksi disekitar lokasi kejadian.


Dari keterangan salah seorang saksi yang bernama Alai, jika sebelum nya gelandangan tersebut ditabrak oleh becak pencari nasi busuk.

"Kejadian tadi sekitar jam setengah sembilan, kebetulan aku masih jualan kan. Anggota kerja ku si Mia nampak kalau bapak itu ditabrak becak parnab,habis nabrak becak itu lari trus di kejar sama orang yang lewat. Balek lah becak tadi trus di pinggiran bapak itu. Ku bilang sama anggota kerja ku kasih bapak itu air hangat mungkin dia kedinginan itu.eh tau tau tadi aku di telepon bapak itu udh meninggal katanya,"jelas Alai

Sementara itu kanit reskrim polsek Medan Labuhan Area Iptu John Harto Panjaitan di lokasi kejadian mengatakan jika korban merupakan korban tabrak lari dan pelaku masih dalam penyelidikan.

" Tadi kita dapat informasi dari warga jika ada penemuan mayat di jalan Mandala By Pass,kita langsung ke tkp.Kita langsung mengecek kondisi mayat dan ada bekas luka di pelipis dan hidung korban,kemudian kita cari saksi disekitar tkp. Dan kita dapat informasi dari salah seorang warga yang melihat kejadian tersebut jika korban merupakan korban tabrak lari. Kejadian ini kita serahkan ke satuan lalu lintas arena korban merupakan korban tabrak lari,"kata Panjaitan.

 Mayat korban selanjutnya dibawa ke rumah sakit Bayangkara guna keperluan visum et repertum.