Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Seorang Napi Peras Wanita Gunakan Video Call Sex





Seorang narapidana yang mengaku sebagai petugas kepolisian melakukan pemerasan terhadap seorang wanita hingga belasan juta rupiah. Pria berinisial IP itu ternyata seorang narapidana kasus narkoba di Lapas Riau.

Kejadian bermuala pada 6 Juli 2020 lalu, tersangka IP dan korban berkenalan melalui media sosial Facebook. Setelah kurang lebih sebulan berkenalan, pelaku meminta korban untuk melakukan video call seks.

Pelaku merekam video tersebut. Korban yang merupakan warga Cibubur, Jakarta Timur,kemudian melaporkan aski pemerasan itu kepada pihak kepolisian.

"Pelaku kemudian mengancam korban akan menyebarkan video tersebut jika korban tidak mengirimkan uang untuk pelaku. Korban yang merasa ketakutan langsung mengirim sejumlah uang beberapa kali," ujar Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Arie Ardian, Dilansir Viva, Kamis (27/08) kemarin.

dari hasil pemeriksaan petugas keolisian, pelaku mengaku telah melakukan aksinya beberapa kali dengan korban yang berbeda. Pelaku yang mengaku sebagai seorang anggota kepolisian di Gresik tersebut telah melakukan aksi serupa terhadap tiga orang wanita.

"Dari pengakuan tersangka, tersangka sudah melakukan lebih dari satu kali. Sementara dari pengakuan ada tiga kali. Korban sudah dewasa semua. Nominal ada tiga juta, dua juta hingga korban merasa tidak sanggup. Untuk handphone masih didalami lebih lanjut," tambah Arie.

Polisi menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit handphone dan flashdisk. Selain itu, petugas kepolisian mengamankan bukti percakapan dan transfer uang kepada pelaku. Selanjutnya pelaku dijerat Pasal 29 tentang pornografi dan Pasal 45 tentang ITE.



Sumber: Mengaku Polisi, Napi di Lapas Riau Peras Wanita Lewat Video Call Seks