gtag('config', 'UA-171687211-1'); Rp 200 Juta Upah Para Pembunuh Bayaran Untuk Habisi Nyawa Bos Pengusaha Pelayaran -->

Iklan Semua Halaman


.

Rp 200 Juta Upah Para Pembunuh Bayaran Untuk Habisi Nyawa Bos Pengusaha Pelayaran

Tuesday, August 25, 2020



Pembunuhan terhadap  bos perusahaan pelayaran   Sugianto (51), yang ditembak di Kelapa Gading, Jakarta Utara, ternyata diotaki karyawati korban bernama Nur Lutfiah (34). Korban tewas dengan luka lima tembakan.

Motif pembunuhan Sugianto  dilatarbelakangi persoalan sakit hati dan internal perusahaan tersebut. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol, Nana Sudjana, mengatakan pelaku utama dalam kasus penembakan yang menewaskan korban ini adalah Nur Lutfiah salah satu karyawan di perusahaan yang dimiliki Sugianto.

"Motif pertama, Nur Lutfiah ini sakit hati dan kesal karena korban sering memarahi pelaku dan ada sejumlah pernyataan korban yang dianggap melecehkan pelaku selama ini," kata Nana Senin, (24/08) seperti dilansir viva.co.id.

Karena alasan ini lah Nur Lutfiah meminta tolong kepada pelaku Ruhiman, yang bertindak sebagai suami siri Nur Lutfiah untuk menghabisi korban. Pelaku Ruhiman lalu mencari kelompok sindikat pembunuh yang terdiri atas pelaku Dikky Mahfud (50), Syahrul (58), Sodikin (20), Mohammad Rivai (25) ,Arbain Junaedi (56), Dedi Wahyudi (45), Rosidi (52),  dan Raden Sarmada (45). Nur Lutfiah pun sudah menyiapkan uang sebesar Rp200 juta sebagai upah. Alhasil, Ruhiman pun bersama pelaku lainnya merancang skema pembunuhan tersebut.

Polisi berhasil melakukan penyergapan terhadap pelaku pembunuhan bos pelayaran dengan mendatangi rumah para pelaku. Penyidik menemukan senjata dan barang-barang serta pakaian saat melakukan pembunuhan.



Sumber: Detik-detik Penyergapan Pembunuh Bos Pelayaran