gtag('config', 'UA-171687211-1'); Polisi Ungkap Perdagangan Bayi -->

Iklan Semua Halaman


.

Polisi Ungkap Perdagangan Bayi

Friday, August 21, 2020




Petugas kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kalimantan Barat menangkap 6 orang pelaku kasus tindak pidana penjualan anak di sebuah klinik bersalin, di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Selain meringkus 6 pelaku polisi juga menyita uang Rp30 juta.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Kalbar, Komisaris Besar Polisi Luthfie Sulistiawan menjelaskan, anak yang diperjualbelikan masih bayi.

Ironisnya ibu dari bayi bayi itu masih terbaring lemas di kamar bersalin. Enam orang yang diringkus di klinik bersalin  diduga terlibat penjualan anak.

“Penangkapan terhadap 6 pelaku ini pada hari Kamis, tanggal 20 Agustus 2020, sekitar pukul 14.00 WIB. Tim Resmob Dit Reskrimum mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di sebuah klinik bersalin berinsial BM yang berlokasi di Kubu Raya akan ada transaksi penjualan anak bayi," jelas Luthfie, Seperti dikutip Viva, Jumat, 21 Agustus 2020.


Pengungkapan perdagangan bayi ini berawal adanya informasi kepada petugas kepolisian, selanjutnya tim langsung mendatangi lokasi dan melakukan penyelidikan.

Sesampai di lokasi, tim  mendapati beberapa orang yang diduga pelaku yang akan melakukan transaksi penjualan bayi.

“Di lokasi klinik bersalin tersebut, petugas mendapati seorang perempuan berinsial E dan TA. Dimana E yang akan membeli bayi tersebut dan TA yang membantu untuk mengambil bayi," ujarnya.


Dari tangan dua pelaku, petugas mendapatkan uang tunai sebesar Rp30 juta yang diakui milik pelaku E yang akan diserahkan kepada ibu bayi. Sementara, ibu bayi, berinsial J masih terbaring di kamar bersalin.

"Sedangkan bayi sudah dipegang oleh seorang pengasuh yang sudah berada di dalam Grabcar," kata Luthfie.

Dari keterangan awal para pelaku, tim melakukan pengembangan dan didapatkan satu nama yang menjadi perantara untuk melakukan jual beli bayi tersebut.

Pengembangan di lokasi klinik, mengarah ke pelaku lainnya yang berinsial F sebagai perantara. Petugas melakukan pengejaran dan F berhasil diamankan di daerah Tanjung Raya II Pontianak Timur.

"Saat ini para pelaku sudah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan proses hukum. Para pelaku terancam dikenakan Pasal 83 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” ujarnya.





Sumber:Polda Kalbar Bekuk 6 Pelaku Perdagangan Bayi di Klinik Bersalin