Perjalanan Tono Jual Shabu, Berakhir Di Kantor Polsek Dolok Masihul

Iklan Semua Halaman


.

Perjalanan Tono Jual Shabu, Berakhir Di Kantor Polsek Dolok Masihul

Minggu, 02 Agustus 2020



Serdang Bedagai - Petugas Kepolisian Sektor Polsek Dolok Masihul Polres Serdang Bedagai Sumatera Utara, menangkap Sartono alias Tono (52) di sebuah gubuk Dusun III Sarang Torop, Desa Dolok Manampang, Kecamatan  Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai Sabtu (1/8/2020) kemarin, sekira pukul 21.30 WIB.

Dari lokasi penangkapan,  petugas menyita barang bukti, sebuah kotak rokok, 1 plastik klip transparan ukuran sedang kosong, 2 plastik klip transparan ukuran kecil berisikan butiran kristal warna putih yang diduga narkotika sabu, 3 pipet plastik ukuran kecil, 1 unit HP, uang Rp 20 ribu dan 1 plastik klip transparan berisikan 3 butir obat bentuk bulat.

Kapolres Serdang Bedagai, AKBP R.Simatupang,SH, M.Hum mengatakan, Minggu (2/8/2020), penggrebekan tersebut menindak lanjuti informasi dari masyarakat tentang adanya pengedar narkoba yang sering dilakukan transaksi disekitar TKP.

"Setibanya di TKP, tersangka sedang berada di gubuk, kemudian personel Opsnal Polsek Dolok Masihul melakukan pengintaian dengan cara mengendap, namun tersangka merasa curiga dengan kehadiran personel dan membuang satu bungkus rokok warna biru," kata Robin.

Foto: Dokumentasi Humas Polres Sergai

Di dampingi Kepala Dusun III Sarang Torop Desa Dolok Manampang, Sarmin kemudian membuka isi dari bungkus rokok warna biru yang di buangnya dan di temukan 1 plastik klip transparan ukuran sedang kosong, 2 plastik klip transparan ukuran kecil berisikan butiran kristal warna putih yg diduga narkotika jenis sabu, dan 3 pipet plastik ukuran kecil.

Saat dilanjutkan penggeledahan kedalam gubuk di temukan 1 plastik klip transparan berisikan 3 butir obat dan dilakukan penggeledahan badan di temukan uang sebesar Rp20 ribu serta sebuah HP.

Berdasarkan barang bukti tersebut, tersangka, akhirnya dibawa ke Polsek Dolok Masihul untuk proses hukum lebih lanjut.

"Tersangka sudah dilimpahkan ke Satresnarkoba Polres Serdang Bedagai dan dijerat pasal 114 , 112, UU RI No 35 tahun 2009 ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara," tukas Kapolres. (Balo)