gtag('config', 'UA-171687211-1'); BBKSDA Sumut Berhasil Tangkap Harimau Sumatera Yang Masuk Ke Pemukiman Warga -->

Iklan Semua Halaman


.

BBKSDA Sumut Berhasil Tangkap Harimau Sumatera Yang Masuk Ke Pemukiman Warga

Monday, August 31, 2020


Medan- Balai Besar Konservasi Dan Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara menangkap satu ekor Harimau Sumatera, yang terlibat konflik dengan warga. Harimau dengan nama latin Panthera Tigris Sumatrae ini ditangkap petugas bersama warga di desa Tapus Sipagimbal, Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan. Pada Senin, 24 agustus 2020 lalu.

Ditangkapnya harimau Sumatera ini  berawal adanya  laporan warga. Petugas langsung terjun ke lapangan dan bertindak cepat untuk mengevakuasi satwa langka tersebut, agar tidak membahayakan warga yang tinggal di desa sekitar kawasan hutan di wilayah Tapanuli Selatan tersebut.

Kepala BBKSDA Sumatera Utara Hotmauli Sianturi 


Kepala BBKSDA Sumatera Utara Hotmauli Sianturi mengatakan, saat ditangkap  kondisi Harimau berumur sekitar 2 sampai 3 tahun ini dalam kondisi sakit,  adanya gangguan fungsi hati serta adanya peningkatan bilirubin. namun dari pengecekan luar fisik tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka akibat perburuan liar.

"Mei, mulai dari bulan mei dia sudah muncul. sudah ada yang melihat dia makan anjing, ada makan ular, terakhir makan kambing beberapa kali dia memang turun ke desa. dan sering kali berkeliaran disitu, jadi mengkhawatirkan warga sehingga masyrakat pun agak resah," kata Hotmauli. Senin 31 Agustus 2020.

Evakuasi Harimau Sumatera yang berhasil ditangkap

Diperkirakan, Harimau Sumatera ini masuk ke pemukiman warga akibat habitatnya terganggu karena adanya suara pembukaan lahan, atau diduga  Harimau ini belajar berburu. Sejauh ini petugas BBKSDA Sumut masih mendalami  aktivitas Harimau yang berhasil ditangkap tersebut.

"ya itu tadi, banyak faktor, bisa terdesak, bisa juga belajar berburu seperti itu. dan masih kita dalami, kita masih lihat apakah itu kawasan hutannya dia atau apakah memang ada aktivitas yang terlalu menganggu misalkan suara senso atau pembukaan perladangan baru atau apa, jadi memang harus dilakukan survei lagi untuk ke dalam kawasan hutannya," tambah Hotmauli.

Harimau Sumatera Berada Dalam Perangkap

Setelah ditangkap,  tim observasi langsung membawa Harimau yang diberi nama Sri Bilah ini ke Sanctuary Harimau Barumun Nagari, untuk pengecekan kondisi kesehatannya lebih lanjut.

Hingga kini satwa langka ini masih terus dipantau perkembangan kesehatannya, dan pihak Bbksda Sumatera Utara, masih menunggu waktu apakah akan melepas raja hutan tersebut kembali ke habitatnya atau tidak.