gtag('config', 'UA-171687211-1'); 7 Anak Korban Pembunuhan Berencana Di Samosir Trauma Berat -->

Iklan Semua Halaman


.

7 Anak Korban Pembunuhan Berencana Di Samosir Trauma Berat

Monday, August 17, 2020


Jakarta -Pembunuhan berencana terhadap Rianto Simbolon (41) warga Sijambur Ronggur Ni Huta, Kabupaten Samosir,  yang mengakibatkan 7 orang anak korban mengalami trauma berat dan luar biasa (extraordanry),  mendapat atensi serius dari Arist Merdeka Sirait Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak.



Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait  Minggu (16/08/20) mengatakakan  direncanakan hari Selasa (25/08/20) mendatang, akan menurunkan Tim Investigasi dan Rehabilitasi Sosial Anak Komnas Perlindungan Anak Sumatera Utara dan Jakarta  ke Samosir untuk bertemu 7 orang anak-anak korban  di Samosir dan  sekaligus  berkordinasi dengan Lawyernya keluarga korban dan bertemu dengan Kadis PPPA Samoslir dan Polres Samsosir.



Anak-anak dari Rianto Simbolon sebagai korban pembunuhan berencana, harus segera diselamatkan dan dijamin kehidupannya.

"Saya berharap, untuk kepentingan terbaik dan masa depan ke 7 orang anak-anak korban pembunuhan berencana ini,   pemerintah daerah harus hadir menyelamatkan dan menjamin perlindungan serta keberlangsungan sekolah, dan hehidupan sosial anak korban", kata Arist.





Untuk kepentingan terbaik ke 7 orang anak-anak  korban,  Komnas Perlindungan Anak akan berkordinasi dengan Dinas PPPA dan Dinas Pendidikan  Kabupaten Samosir guna mencari solusi terbaik bagi ke 7 orang anak-anak korban.





Sebelumnya, warga Desa Pardomuan I tepatnya di simpang antara Gereja Advent dan Kafe Buni-Buni dihebohkan dengan ditemukannya seorang pria yang tewas mengenaskan.



Korban tergeletak berlumuran darah di pinggir jalan menuju Ronggurnihuta, Kecamatan Pangururan, Minggu, 9 Agustus 2020 lalu, sekira pukul 03.00 WIB.



Pihak kepolisian Samosir yang mendapatkan laporan tersebut langsung turun ke lapangan dan membawa korban ke RSUD Hadrianus Sinaga. Hasil olah tempat kejadian perkara, diketahui korban bernama  Rianto Simbolon tewas dibunuh.





Terduga pelaku  pembunuhan berencana tersebut dilakoni oleh  Tahan Simbolon (42), Bilhot Simbolon (27), Justianus Simbolon (60) dan Parlin Sinurat(42).  Keempat pelaku ini kini menjalani proses hukum di Polres Samosir.



Para tersangka dijerat  dengan pasal 340 dan pasal 170 KUH Pidana, pelaku dapat diancam hukuman 20 tahun bahkan seumur hidup.