Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget




 

Tumpukan Batang Kayu. Hambat Satgas SAR-SU JSI. Pencarian Remaja Tenggelam Di Sungai Babura.




Medan - Tim Satgas SAR-SU JSI, kesulitan untuk melakukan misi kemanusian, dalam pencarian Hata, Seorang remaja berusia 15 Tahun yang Terseret arus  dan Tenggelam di sungai Babura.

Pada pencarian Hari ke-2, Sebelumnya, Tim Satgas SAR-SU JSI, Mengalami kesulitan dalam melaksanakan proses pencarian terhadap remaja yang hilang tersebut, pencarian dengan menyisir aliran sungai Babura, mengunakan perahu bermesin, perahu rafting dan Inflatable Kayak.

Pasalnya personil Satgas SAR-SU JSI telah melakukan kegiatan operasi sejak hari pertama sampai hari ke tiga proses pencarian, Namun tim terhambat dengan banyaknya tumpukan sampah dan batang pohon yang melintang serta menutupi seluruh aliran sungai babura.

Terhambatnya misi kemanusian tersebut Tentunya menjadi salah satu pemicu persoalan yang dihadapi Tim Satgas SAR-SU JSI, dalam melakukan proses pencarian mengunakan perahu selama beberapa hari ini. 

Ketua Satgas  SAR –SU JSI, Lukman Nur Hakim, mengakui. Tim SAR Gabungan sejak awal telah secara  maksimal mencari hata, Remaja yang hilang terseret arus sungai babura dan operasi pencarian saat ini, sayangnya terkendala adanya tumpukan sampah dan potongan batang kayu yang menutupi aliran sungai Babura di titik lokasi pencarian.

“ Pada operasi selama ini. Kami Tim Sar gabungan, kesulitan Dalam Proses pencarian, dikarenakan aliran sungai Babura, tertutup dengan banyaknya sampah dan batang kayu yang menutupi jalur sungai Babura. sehinggga salah satu masalah yang kami hadapi selama ini untuk proses pencarian remaja 15 tahun tersebut. “ kata Lukman.

Sementara, proses pencarian di hari ke- 3. Pada Hari ini, kamis (30/07/2020)  seluruh tim dibagi menjadi beberapa SRU bagian, diantaranya SRU I melakukan pencarian di titik awal menyisir hilangnya Hata hingga tumpukan sampah dan batang pohon, kemudian SRU II dan SRU III kemudian menyisir menuju arah hilir sungai babura, hingga sejauh 3 kilometer.

Pada pencarian hari 1 sampai 3, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari personil Kantor SAR Medan selaku leader dalam misi pencarian, Satgas SAR-SU JSI, Bpbd kota medan, Rumah zakat serta dibantu masyarakat sekitar. Terus berusaha mencari remaja yang masih berstatus pelajar sampai 7 hari kedepan.

Hata, merupakan Warga Link XI Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan. diketahui Hilang. Pada tanggal (28/07/2020) kemarin. Remaja tersebut, Hilang setelah terseret arus Sungai Babura.  Ketika nekat menyebrang aliran sungai babura, bersama temen temennya ketika akan hendak pulang ke rumah.

Namun Naas bagi Hata yang tidak bisa berenang melewati sungai babura dan akhirnya hilang tenggelam, Remaja masih berstatus pelajar tersebut sampai saat ini masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.(Zul)