Tahun Ini Hanya Lima Orang Indonesia Yang Naik Haji

Iklan Semua Halaman

.

Tahun Ini Hanya Lima Orang Indonesia Yang Naik Haji

Jumat, 31 Juli 2020




Meski pemerintah Indonesia menegaskan tidak  memberangkatkan jemaah Indonesia untuk ibadah haji karena pandemi Covid-19. Namun bukan berarti tidak ada orang Indonesia yang ikut dalam ibadah yang tercantum dalam rukun Islam ke-5 tersebut

Dilansir dari Republika.co.id, "Lima warga negara Indonesia mendapatkan izin untuk melaksanakan haji tahun ini," kata Endang Jumali, Konsul Haji Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah.

Lima jemaah haji tersebut merupakan ekspatriat dari Indonesia, berasal dari Kota Yanbu, Madinah, dan Riyadh, masing-masing satu jemaah. Sementara dari Jeddah terdapat dua orang. Endang menyebut, profesi di antara ekspatriat ini adalah guru Sekolah Indonesia di Riyadh (SIR), perawat, dan dokter.

Foto:@Hadithoftheday


Informasi yang diperoleh dari Kementerian Haji dan Kementerian Informasi Arab Saudi, jemaah dari 14 provinsi sudah masuk Makkah dan melakukan karantina lanjutan di hotel.

Provinsi Jizan, Al hudud ash Shamaliyah, serta Tabuk masing-masing 14 jemaah. Sisanya, merupakan jemaah dari wilayah lain yang tidak melewati Jeddah, seperti dari Jeddah, Taif, dan Kota Makkah itu sendiri.


"Kementerian Saudi menyiapkan langsung transportasi, makan, dan akomodasi jemaah. Untuk bus, diisi 12 hingga 15 jemaah untuk menjaga jarak antarjemaah," ujat Endang.

Akomodasi jemaah selama di Makkah berada di Aziziyah Janubiyah. Satu kamar diisi hanya satu jemaah. Di dalamnya, Kementerian Haji Saudi sudah mempersiapkan perlengkapan yang dibutuhkan jemaah secara lengkap, termasuk payung, masker, hingga alat penyemprot wajah.

Endang menyebut segala informasi terkait haji disediakan oleh Hajj Government Information Official atau media informasi resmi Kementerian Informasi Arab Saudi. Hal ini karena KJRI tidak dilibatkan secara langsung selama proses persiapan dan pelaksanaan haji.


Foto: @Hadithoftheday

"Tetapi, akses informasi dibuka oleh Kementerian Haji dan Kementerian Informasi Saudi," ujarnya.

Sebelumnya pada 25 Juli, 580 jemaah sudah tiba di Jeddah dan melanjutkan perjalanan ke Makkah. Pembagiannya, Provinsi Madinah 230 jemaah, Riyadh 171 jemaah, Ash Syarqiyah 53 orang, 'Asir, Bahah dan Najran masing-masing 28 jemaah.

Semoga pandemi Covid-19 lekas kelar ya Kawan GNFI, agar orang-orang Indonesia bisa melaksanakan ibadah haji seperti tahun-tahun sebelumnya. Aamiiin.

Sumber: goodnewsfromindonesia.id - Setkab.go.id - Voaindonesia.com - Republika.co.id - Aljazeera.com -Twitter.com/Media_ksa@