gtag('config', 'UA-171687211-1'); Setelah Dilaporkan Hilang, Walikota Ditemukan Tidak Bernyawa Lagi -->

Iklan Semua Halaman


.

Setelah Dilaporkan Hilang, Walikota Ditemukan Tidak Bernyawa Lagi

Friday, July 10, 2020

Wali Kota Seoul Park Won-soon yang dinyatakan hilang akhirnya ditemukan dalam keadaan sudah meninggal, Jumat (10/7/2020) dini hari.

Jenazahnya ditemukan di wilayah perbukitan sebelah utara ibu kota Korea Selatan tersebut, sekitar tujuh jam setelah upaya pencarian besar-besaran dilakukan.

Putrinya menelepon polisi Kamis sore dan mengatakan beberapa jam sebelumnya ayahnya memberi nasihat mirip “wasiat” sebelum pergi.

Dia memutuskan menghubungi polisi karena telepon ayahnya tidak bisa dihubungi.

Petugas polisi Lee Byeong-seok menyampaikan ke wartawan bahwa terakhir Park terekam di kamera sekuriti pukul 10:53 pagi di pintu masuk perbukitan hutan. Sinyal ponselnya terakhir terdeteksi di area tersebut sebelum akhirnya hilang.

Sekitar 600 polisi dan petugas damkar dikerahkan dalam upaya pencarian yang juga memanfaatkan drone pada Kamis malam.

Petugas damkar memakai anjing pelacak di wilayah yang sulit dijangkau dan helikopter disiapkan untuk terbang Jumat pagi kalau Park belum juga ditemukan.

Park, 64, diketahui tidak masuk kerja tanpa alasan jelas pada Kamis dan membatalkan semua jadwalnya, termasuk pertemuan dengan seorang staf kepresidenan di kantornya, Balai Kota Seoul.

Penyebab kematiannya belum bisa dipastikan sampai saat ini.

Kasus Hukum
Televisi setempat, SBS, memberitakan bahwa salah satu sekretaris Park pada Rabu malam melaporkan wali kota ke polisi atas tuduhan pelecehan seksual yang berlangsung sejak 2017.

Pelapor juga menyebut ada sejumlah pegawai perempuan lain yang menjadi korban pelecehan di Balai Kota, menurut berita tersebut.

Park dikenal sebagai pegiat dan pengacara HAM sebelum terpilih wali kota pada 2011. Dia wali kota Seoul pertama yang terpilih hingga tiga periode.

Park disebut-sebut sebagai kandidat kuat menggantikan Presiden Moon Jae-in pada pemilihan 2022 nanti.

Sebagai seorang pengacara, dia dihormati karena bisa memenangkan perkara pelecehan seksual, yang pertama dalam sejarah pengadilan Korea Selatan. Seperti dilansir dari beritasatu.com.