Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget




 

RI - Selandia Baru Perkuat Kerja Sama Penanganan Covid-19


Selandia Baru kembali memperkuat kemitraan komprehensif terutama dalam kerja sama penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi melalui keterangan resmi Kemlu, Sabtu (18/7/2020) menyebutkan RI - Selandia Baru menekankan pentingnya kerja sama penanganan pandemi ini.

Menurut Menlu kolaborasi penanganan Covid-19 perlu diperkuat secara bilateral maupun multilateral dan penguatan kemitraan komprehensif, khususnya dalam hubungan perdagangan, serta isu-isu regional dan global yang menjadi perhatian bersama.

"Dalam pembahasan mengenai capaian bersama kerja sama penanganan Covid-19, Indonesia menyampaikan apresiasi atas dukungan Selandia Baru bagi peningkatan kapasitas Eijkman Institute untuk pengujian Covid-19 dan community awareness melalui UNICEF," kata Menlu.

Kedua pihak, lanjut Menlu, mendorong upaya diplomasi kesehatan di level regional dan global dalam memastikan akses dan ketersediaan vaksin, obat-obatan, serta peralatan kesehatan bagi masyarakat umum.

Sebagai Mitra Komprehensif, kedua negara sepakat memperkuat komitmen dalam meningkatkan volume perdagangan. Untuk itu, perlu dimaksimalkan kemudahan di dalam kerangka Asean Australia New Zealand Free Trade Agreement (AANZFTA).

"Perlu juga peningkatan kapasitas dalam rangka memastikan produk-produk ekspor memenuhi standar masing-masing negara," ujar Menlu.

Terkait isu regional dan global, kedua negara membahas sejumlah isu seperti Isu Laut Cina Selatan, Rohingya, Palestina serta kerja sama di kawasan Pasifik dan dalam kerangka Asean. Kedua negara berkomitmen mendorong terciptanya kawasan Indo-Pasifik yang damai, stabil, dan makmur.

Sebagai tindak lanjut dari pertemuan ini, menteri luar negeri kedua negara akan melakukan pertemuan virtual dalam forum Joint Ministerial Commission (JMC) pada 29 Juli 2020.

Diharapkan, dengan pelaksanaan dua mekanisme dialog tersebut, kemitraan komprehensif RI – Selandia Baru dapat terus diperkuat khususnya dalam menghadapi dampak multidimensional pandemi Covid-19. Seperti dilansir dari bisnis.com.