gtag('config', 'UA-171687211-1'); Mantan Napi Asimilasi Kembali Mencuri -->

Iklan Semua Halaman


 

.

Mantan Napi Asimilasi Kembali Mencuri

Friday, July 3, 2020

Medan - Subnit Jatanras Unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan menangkap dua orang pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di Jalan Serayu Medan Krio Kecamatan Sunggal.

Kedua pelaku yang ditangkap adalah M Ikbal (32) warga Jalan Pertemuan Kecamatan Medan Perjuangan dan Irwansyah Saragih alias Kotek (30) warga Jalan Sei Mencirim Payageli Sunggal.

Dalam penangkapan tersebut salah seorang tersangka yang merupakan eks napi asimilasi bernama Irwansyah terpaksa dilumpuhkan petugas dengan tembakan karena melawan saat hendak ditangkap.

Dari informasi yang diperoleh bahwa penangkapan kedua tersangka bermula adanya laporan korban Indri Wulandari (31) yang kehilangan 1 unit sepedamotor di rumahnya Dusun I Medan Krio Kecamatan Sunggal pada Sabtu (20/6) dinihari lalu.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Martuasah Tobing menjelaskan bahwa pihaknya yang mendapatkan laporan ini kemudian melakukan penyelidikan. Tak lama berselang, pihaknya mendapatkan informasi adanya transaksi sepedamotor curian di Desa Payageli Kecamatan Sunggal.

"Personel lalu turun ke lokasi dan membekuk tersangka M Ikbal," katanya, Kamis (2/7).

Dari hasil pemeriksaan tersangka M Ikbal mengakui bahwa dalam aksinya itu, dirinya berperan sebagai orang yang memantau pencurian.

"Selanjutnya dilakukan pengejaran terhadap tersangka utama, yang berperan masuk ke dalam rumah, pemetik dan eksekutor pencurian," ujar Martuasah.

Dari hasil penyelidikan itu, petugas lalu melakukan pengejaran terhadap tersangka Kotek. Kemudian pada Jumat (26/6) sore, polisi mendapati keberadaan tersangka di Jalan Serayu Medan Krio Kecamatan Sunggal.

"Saat ditangkap pelaku mengakui melakukan pencurian dan digeledah ditemukan satu paket sabu yang baru dibelinya," terang Martuasah.

Saat dilakukan pengembangan untuk mencari penadah, tersangka melakukan perlawanan. Akibatnya, kedua kaki eks napi asimilasi itu ditembak polisi.

"Tersangka tiga kali keluar masuk penjara, 2 kali kasus Narkoba, dan 1 kali kasus judi. Yang bersangkutan baru saja keluar mendapatkan program asimilasi pada bulan Maret 2020," ujar Martuasah.

Dalam penangkapan itu, petugas juga mengamankan barang satu unit sepeda motor milik korban, satu paket sabu seharga Rp40 ribu, dan 1 unit iPhone 7. (Fajar)