gtag('config', 'UA-171687211-1'); Lurah Dilaporkan Diduga Ikut Berpolitik dalam Pilkada -->

Iklan Semua Halaman


.

Lurah Dilaporkan Diduga Ikut Berpolitik dalam Pilkada

Monday, July 6, 2020

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Mataram terus mengawasi gerak-gerik Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terlibat politik praktis jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

“Ada lurah dan pegawai Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPKSDM) Kota Mataram kita panggil untuk klarifikasi terkait dugaan politik praktis,” kata Kordinator  Divisi Hukum Penanganan Pelanggaran Sengketa (HPPS) Kota Mataram Dewi Asmawardhani, Minggu (5/7)

Dua orang ASN diduga terlibat politik praktis atas laporan masyarakat. Dari laporan itu, ia menindaklanjuti dan menelusuri dua oknum ASN. Dari akun media sosialnya  ditemukan mereka mengkampanyekan salah seoarang bakal calon wali kota di media sosial. “Sudah kita panggil untuk klarifikasi,” ucapnya.

Sebelumnya, ada enam ASN diduga terlibat politik praktis dan sudah dikeluarkan sanksi oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). “Kami sudah memplenokan apa yang dilakukan dua ASN untuk dibawa ke KASN,” ucapnya.

Biasanya kata Dewi, KASN dalam melakukan kajian terhadap bukti yang ada. Setelah itu baru dikeluarkan sanksi. “Paling minggu ini sudah kita bawa ke KASN untuk diproses,” ucapnya.

Sementara Ketua Bawaslu Kota Mataram Hasan Basri menegaskan, pihaknya akan tetap mengawasi keterlibatan ASN dalam mendukung salah satu pasangan calon. Karena secara aturan abdi negara tidak boleh melakukan politik praktis. “Kita juga berharap masyarakat bisa melapor jika ada ASN yang terlibat politik praktis,” pungkasnya. Seperti dilansir dari jawapos.com.