Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Kisah Nur Anisah Warga Batang Terap Yang Mencari Pertolongan Medis Untuk Sang Ibu







SERDANG BEDAGAI- Nur Anisah (25) warga Jalan Coklat Komplek Sawit Indah Kelurahan Batang  di Rumah Sakit Umum Melati, Jalan Laksana Simpang Tiga Pekan Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, kini mulai bisa tersenyum, setelah upayanya meminta pertolongan pengobatan untuk sang ibu yang mengalami luka bakar, kerap kali tidak dipedulikan oleh pemerintahan kabupaten Serdang Bedagai.Kamis malam (16/7/2020).

Lebih lanjut disampaikan Nur Anisah anak dari ibu Legini (57) yang kedua kakinya mengalami luka bakar, menyampaikan bahwa ibunya menderita luka bakar sudah cukup lama, berbagai upayapun sudah dilakukan, sampai sampai menjual rumah untuk biaya perobatan ibu saya.

"Saya bingung harus bagaimana mana lagi dalam pengobatan ibu saya, setiap hari menangis kesakitan, kami pun merasakan aroma tidak sedap dari kaki ibu saya", paparnya.

Nur Anisa juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah berulangkali melapor kepada Kepala Lingkungan  namun tidak ditanggapi.



"saya sudah berulangkali melapor pada kepling untuk dibuatkan BPJS Kesehatan ibu saya, namun Kepling menjawab bahwa tidak bisa, BPJS Kesehatan itu dari Jakarta, kalau begitu ibu langsung ke Kelurahan sajalah, ibu ngomong langsung saja ke sana, lain kali ibu jangan lancang kali ya bu, ucap Kepling kesal karena kondisi warganya di unggah ke media sosial,"ungkap Nur Anisah mengisahkan.

Selain melapor kepada Kepling tidak ditanggapi, Nur Anisah mengambil tindakan untuk mendatangi rumah Bupati Serdang Bedagai, Ir. H. Soekirman, namun saat sampai di depan rumah Bupati, Nur Anisah hanya dapat berjumpa dengan Satpol PP.

"Rumah saya hanya berjarak tiga (3) rumah dari rumah Pak Bupati, namun saat saya ingin melaporkan kondisi ibu saya, saya hanya bisa berjumpa dengan Satpol PP penjaga rumah Bupati", ucapnya Anisah.

Dikatakan Nur Anisah bahwa Satpol PP penjaga rumah Bupati Sergai hanya memberikan arahan untuk pergi melapor kepada pihak kelurahan untuk membuat surat keterangan miskin.



"Saya hanya berjumpa dengan Satpol PP saja dan disuruhnya saya pergi ke Kelurahan untuk membuat surat miskin", katanya.

Menyikapi hal ini, Balon Bupati Serdang Bedagai Darma Wijaya, langsung turun menemui ibu Legini penderita luka bakar dengan didampingi beberapa tokoh masyarakat, dalam kunjungannya Darma Wijaya, menyampaikan bahwa dirinya mendapatkan laporan dari Relawan Darma Wijaya bersama Adlin Tambunan (Dambaan) bahwa ada seorang ibu yang terkena luka bakar serius namun tidak ditanggapi.

Darma Wijaya, yang juga merupakan Wakil Bupati Sergai  menyampaikan rasa kekecewaannya terhadap tindakan yang dilakukan oleh aparat kelurahan.

"Jangan sampai kejadian yang seperti ini terulang kembali, kita pemerintah adalah seorang pelayan bukan yang dilayani," tegasnya

Dalam kesempatan tersebut,  Darma Wijaya, mendo'akan kepada pihak keluarga pasien agar selalu tabah menjalankan cobaan ini, serta kepada Ibu Legini segera diberikan kesembuhan oleh Allah SWT agar dapat beraktifitas seperti biasa.

Wabup Sergai yang biasa dipanggil Bung Wiwik juga menyampaikan harapannya kepada pihak Rumah Sakit Umum Melati Perbaungan agar dapat memberikan pelayanan terbaik untuk kesembuhan Ibu Legini.(Balo)