Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget




 

Cegah Kerumunan, Pemotongan Hewan Qurban Dipusatkan di RPH


Menjelang penyembelihan hewan qurban, pemerintah kota Mataram melakukannya secara hati-hati di tengah Covid-19 ini. Dibanding dengan pemotongan hewan qurban serupa yang bisa dilakukan di tempt-tempa terbuka termasuk di halaman perkantoran pemkot Mataram, pemotonan kali ini dipusatkan di Rumah Potong Hewan (RPH) Majeluk dan RPH Sekarbela, Kota Mataram.

“Pemotongan dipusatkan di RPH guna menghindari kerumunan warga saat pendemi COVID-19. Jika dilakukan di lokasi-lokasi sebelumnya warga banyak yang datang berkerumun untuk mengambil jatah daging Qurban dan saat ini jelas sepertiitu melanggar protokol kesehatan Covid-19,” kata Kabag Kesra Setda Kota Mataram, Ftahoni S kepada wartawan di Mataram, Rabu (29/7).

Menurutnya, pihak Pemkot Mataram dalam kondisi saat ini berupaya menghindari kerumunan massa yang akan mendapatkan daging qurban karena bertentangan dengan aturan protokol kesehatanCovid-19.

“Karena itu dicarikan solusinya dengan melakukan pemtongan di satu tempat. Selain itu pengawasan akan kebersihan dan pemantauannya hewan qurban lebih cermat dilakukan untuk menjaga kesehatan,” ujarnya.

Dikatakan, Walikota Mataram juga telah menyebar surat edaran kepada camat dan Lurah terkait proses pemotongan hewan qurban oleh masyarakat agar tetap mematuhi protokol Covid-19 kepada masyarakat.

"Untuk pendistribusian daging qurban panitia langsung ke rumah para penerima. Demikian juga daging qurban langsung didistribusikan kepada perwakilan masyarakat di pantai asuhan, mushala maupun masjid yang telah mengajukan permohonan ke pemerintah kota," ujarnya.

Ditambahkan, jumlah hewan qurban yang disiapkan Pemkot Mataram pada perayaan idul qurban tahun ini sebanyak kurang lebih 30 ekor. Diantaranya 4 ekor sapi dan 26 ekor kambing. Seperti dilansir dari gatra.com.