Video Detik Detik Aksi 4 Pelaku Curanmor Ini Terkam Kamera CCTV

Iklan Semua Halaman


.

Video Detik Detik Aksi 4 Pelaku Curanmor Ini Terkam Kamera CCTV

Selasa, 02 Juni 2020



Medan - Petugas unit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan berhasil menangkap komplotan kawanan pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) yang beraksi menggunakan mobil beberapa waktu lalu. Keempat pelaku ditembak petugas karena mencoba melawan saat hendak ditangkap.

Perbuatan komplotan curanmor tersebut terekam kamera CCTV dan seketika menjadi viral di media sosial (Medsos).

Keempat tersangka yang berhasil ditangkap adalah ES alias Erik (35) dan HS alias Hendrik (39) keduanya warga Jalan Pelajar, Gang Kasih. Kemudian HP (21) warga Jalan Brigjen Katamso Gang Merdeka, dan PS alias Roni (45) warga Jalan H Adam Malik Gang Peringatan Medan.

Kanit Pidum Sat Reskrim Polrestabes Medan AKP Ricky Pripurna Atmaja mengatakan bahwa penangkapan terhadap komplotan bandit jalanan ini berawal dari adanya dua laporan polisi terkait kasus curanmor yang terjadi di Jalan Karya Tani pada Rabu (6/5) dan di Jalan Brigjen Zein Hamid pada Kamis (7/5) lalu.

"Dalam aksinya komplotan ini menggasak sepeda motor korban dengan mengangkat dan memasukkannya ke dalam mobil," kata Ricky, Selasa (2/6).



Ricky menuturkan bahwa pihaknya yang menerima laporan ini kemudian melakukan penyelidikan dan memburu komplotan curanmor ini.

"Kedua tersangka Erik dan HP pertama kali diamankan di Jalan Pelajar Gang Kasih," tuturnya.

Kemudian dari hasil interogasi, personel Unit Pidum menangkap kedua tersangka lainnya yakni Roni dan Hendrik di Jalan Simalingkar B. Saat dilakukan pencarian barang bukti keempat tersangka melakukan perlawanan dan ingin melarikan diri.

Petugas lalu mengambil tindakan tegas terukur dengan menembak kedua kaki keempat tersangka. "Selanjutnya, keempat tersangka dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diobati," terang Ricky.

"Dari para tersangka polisi turut mengamankan barang bukti 5 buah handphone, 1 alat isap sabu, 1 paket sabu, 1 tang potong hidrolik, 1 mancis, 2 pisau, 2 besi alat congkel, 1 tas perkakas, 1 STNK mobil, dan uang Rp550 ribu," tandasnya.