Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Pemilik Ternak Ayam Di Deli Serdang Ini Mampu Atasi Pengangguran Korban PHK Covid-19





Tingginya tingkat pengangguran selama masa pandemi Covid-19, membuat seorang pelaku usaha ternak ayan di Kabupaten Deli Serdang, menggandeng warga yang menjadi korban PHK saat pandemi corona. Untuk ikut mengembangkan usaha ternak ayam miliknya.

Selain mengurangi pengangguran, pelaku usaha ternak ayam di Kabupaten Deli Serdang optimis mampu mengatasi ekonomi di tengah pandemi Covid-19, Kabupaten Deliserdang mampu menjadi swasembada daging, dan membuat  Pendapat Asli Daerah (PAD) meningkat.


Bila pemerintah daerah setempat memberi kemudahan berusaha. Sehingga para peternak ayam dapat mengembangkan kapasitas usahanya.

Hal itu di ungkapkan peternak ayam Harmoni Ternak Pribumi, milik Harmaini,SH di Desa Dalu X B Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang Minggu (14/6).

Dijelaskan Harmaini saat ini 
banyak usaha yang gulung tikar di tengah pandemi Covid-19. Namun, banyak juga para pelaku usaha memandang kondisi sekarang sebagai kesempatan untuk menemukan peluang usaha baru seperti dengan  berternak ayam.

Katanya, pelaku usaha ternak ayam merupakan usaha ekonomi kerakyatan untuk itu harus  difaslitasi sekaligus didorong untuk meningkatkan produksi bagi ketersediaan daging dan telur ayam serta kecukupan gizi masyarakat.

Iapun menyebutkan pelaku usaha ternak ayam termasuk dalam kelompok Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang harus diproteksi bagi kelancaran usahanya ke depan. 

"Peternak ayam telah memberi kontribusi besar bagi perekonomian daerah maupun protein bagi masyarakat konsumen. Karena itu kami berharap Pemerintah harus support,"ungkapnya.

Iapun mengaku, bahwasanya dirinya, sebagai pelaku usaha ternak ayam selalu taat dalam aturan seperti membuat izin usaha dengan nomor induk berusaha 9120102862934 dan izin lainnya. Hal ini berguna sebagai warga negara yang taat dalam peraturan yang ada.

Harmaini menyebutkan, kandang peternakan ayamnya tersebut dibangun sejak beberapa tahun lalu dengan kapasitas daya tampung 4.500-5000 ekor ayam pedaging.

"Jadi selama ini ayam pedaging itu didistribusikan untuk kebutuhan masyarakat Deliserdang maupun kota Medan belum ada di pasarkan ke luar daerah. Soalnya produksi masih terbatas hanya untuk kebutuhan lokal," sebutnya.

Harmaini memberikan saran kepada masyarakat yang berminat untuk membuka peluang usaha baru ditengah pandemi Covid-19 
 untuk menjaga ternak tetap sehat bugar dengan harus menjaga kandang dan lingkungannya yang bersih agar terhindar dari penyakit ayam. 

"Jika kita abaikan kebersihan kandang yang rugi peternak sendiri. Artinya kebersihan kandang harus menjadi prioritas kita,” katanya.

Semenjak itu salah seorang warga Dusun I, Desa Dalu X B Kecamatan Tanjung Morawa Edi Susito, mengaku warga sekitar juga tidak luput dari bantuan, seperti warga diberikan ayam dan lainnya oleh pemilik ternak ayam tersebut.  

Selain itu, melihat kebersihan kandang di Harmoni Edi mengakui 
yang begitu bersih tampak ayam ayam begitu sehat. "Harapan kami sebagai warga kebersihan seperti ini patut dipertahankan, kita dukung adanya peternak ayam di desa kita,"ungkapnya.

Pantauan di lapangan di Dusun I,  Desa Dalu X B Kecamatan Tanjung Morawa, Deliserdang tampak kandang Harmoni yang dipenuhi ribuan ekor ayam tersebut begitu sehat sehat, tidak ada lalat dan bau menyengat sehingga membuat nyaman di dalam kandang tersebut dan warga sekitar tidak terganggu.