Napi Kabur Akhirnya Diringkus di Berastagi Kabupaten Karo

Iklan Semua Halaman


.

Napi Kabur Akhirnya Diringkus di Berastagi Kabupaten Karo

Rabu, 03 Juni 2020

Napi dari Lapas Klas II A Bengkalis bernama Syamsuardi ditangkap tim gabungan di salah satu rumah di Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, Senin (01/06/2020) sekitar pukul 20.10 WIB. Sebelumnya Syamsuardi melarikan diri dari dalam lapas tepat sehari sebelum masuknya bulan puasa atau Bulan April lalu.

"Mengetahui keberadaan Syamsuardi, kami langsung menurunkan enam orang petugas dari Lapas Kelas II A Bengkalis dibantu Polres Tanah Karo. Dia tak berkutik saat diamankan di sebuah rumah di areal perkebunan di Brastagi Tanah Karo Provinsi Sumatera Utara," ujar Kalapas Kelas II A Bengkalis, Edi Mulyono, Selasa (02/06/2020).

Dikatakan Kalapas, sebelum penangkapan, tim mendapatkan informasi keberadaan Syamsuardi pada Minggu (31/05/2020) ,dan kemudian melakukan pemetaan terhadap lokasi tempat tinggal dan persembunyiannya di rumah iparnya di belakang SMK Kecamatan Brastagi.

"Syamsuardi bersembunyi di kebun yang ada di daerah tersebut," kata Edi.

Walaupun dilakukan penyisiran, namun belum berhasil ditemukan dan sekitar pukul 19.30 WIB tim mendapatkan informasi kembali bahwa Syamsuardi kembali ke rumah Mustakim di lokasi kebun sebelah utara untuk menemui anaknya, dari informasi tersebut tim kembali melaksanakan pengepungan.

"Saat dilakukan penangkapan, Syamsuardi mencoba kabur ke arah Selatan dan akhirnya berhasil diringkus dan kemudian dititipkan sementara di Mapolres Tanah Karo," kata Edi.

Syamsuardi alias Ardi merupakan napi dengan perkara narkotika hukuman 7,5 tahun dan denda Rp1 miliar subsider dua bulan penjara, beralamat Desa Bumbung, Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis.

Ia kabur bersama rekannya Syafran alias Ran yang sudah berhasil diringkus sebelumnya dalam kasus narkotika dan pencurian dengan hukuman lima tahun penjara dan denda Rp800 juta subsider 2 bulan, dan 1 tahun penjara.

Napi ini beralamat di Desa Sungai Batang, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

"Dua napi yang kabur ini telah berhasil kami tangkap kembali dan sudah diamankan, " kata Edi mengakhiri. Dikutip dari jpnn.com.