KPU Kota Medan Lantik 453 PPS Se-Kota Medan

Iklan Semua Halaman


.

KPU Kota Medan Lantik 453 PPS Se-Kota Medan

Senin, 15 Juni 2020

Medan - Dalam rangka penyelenggaraan tahapan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Medan pada 9 Desember 2020, KPU Medan mengaktifkan kembali Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) sekaligus melantik Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Medan, Senin (15/6).

Pengaktifan kembali badan adhoc ini untuk melanjutkan tahapan Pilkada yang sempat ditunda akibat pandemi Covid-19. Di mana, dalam pelantikan PPS ini dilakukan KPU Medan di 5 lokasi dalam dua gelombang.

Lokasi pertama di Lapangan Pertiwi, Kecamatan Medan Barat melantik PPS khusus Kecamatan Medan Timur, Medan Perjuangan, Medan Barat dan Medan Tembung.

Lokasi kedua di Lapangan Cadika, Medan Johor melantik PPS di Kecamatan Medan Polonia, Medan Tuntungan, Medan Selayang, Medan Baru dan Medan Johor.

Lokasi ketiga di Lapangan Jalan Rahmadsyah Kantor Camat Medan Area melantik PPS di Kecamatan Medan Amplas, Medan Denai, Medan Maimun dan Medan Area.

Lokasi keempat di Parkiran Taman Bunga Jalan Kejaksaan (samping Kantor KPU Kota Medan) akan melantik PPS di Kecamatan Medan Petisah, Medan Helvetia, Medan Sunggal dan Medan Kota.

Terakhir di lokasi kelima di Lapangan Tanah 600, Medan Marelan melantik PPS di Kecamatan Medan Belawan, Medan Labuhan, Medan Deli dan Medan Marelan. Selain pembagian lokasi tersebut, pelantikan juga dilakukan dengan dua gelombang yakni, gelombang pertama Pukul 08.30 WIB sampai dengan pukul 10.00 WIB, dan gelombang kedua Pukul 10.00 sampai dengan pukul 12.00 WIB.

Di Lapangan Cadika Medan Johor, pengambilan sumpah dan janji PPS dilakukan oleh anggota KPU Medan Zefrizal. Dalam pengambilan sumpah itu juga dihadiri pimpinan Bawaslu Sumut Hardi Munthe dan Ketua Bawaslu Medan Payung Harahap.

Dalam amanatnya, Zefrizal menekankan bahwa pentingnya menjaga integritas kepada para PPS yang dilantik.

"Mulai hari ini, sampai 31 Januari 2021 maka sesungguhnya anda adalah penyelenggara pemilu. Ke depan, sesungguhnya bapak, ibu, hadirin harus lebih mengutamakan yang namanya kepentingan publik daripada kepentingan pribadi," kata Zefrizal.

Menurut Zefrizal, ada harapan besar rakyat kepada penyelenggara Pemilu dalam mensukseskan penyelenggaraan pemilihan yang demokratis. Penyelenggara juga didorong untuk meningkatkan partisipasi pemilih dengan menguatkan sosialisasi Pilkada 9 Desember.

 "Dimana pun saudara berada, saudara terikat oleh Undang-undang, Peraturan DKPP, dan Peraturan KPU," ucapnya.

Di 21 kecamatan di Kota Medan, ada 151 kelurahan. Setiap kelurahan, ada 3 orang anggota PPS. Selain KPU, Bawaslu juga terhitung mulai 13 Juni sudah mengaktifkan kembali Panwascam dan Pengawas Kelurahan/Desa. (Fajar)