Disurati Belum Dibalas, Pemilik Lahan Bendungan Di Serdang Datangi ATR/BPN Deliserdang

Iklan Semua Halaman


.

Disurati Belum Dibalas, Pemilik Lahan Bendungan Di Serdang Datangi ATR/BPN Deliserdang

Kamis, 25 Juni 2020

Deli Serdang - Sebulan lebih disurati terkait penjelasan ganti rugi objek tanah yang belum dibayar, pemilik lahan, Wahyuddin (35), warga Desa Lubuk Bayak Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdangbedagai, Sumatera Utara, mendatangi kantor ATR/BPN (Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional)  Deliserdang di Lubukpakam, selaku panitia pengadaan tanah, Rabu (24/6/2020) pagi.

Menurut pemilik tanah, sebulan yang lalu dia sudah menyurati ATR/BPN Deliserdang karena tanahnya seluas 25 rante (14 rante ditambah 4.569 meter persegi) di Dusun I Desa Tumpatan Nibung Kecamatan Batangkuis, hingga saat ini belum dibayar, padahal tanah itu sudah setahun lebih digunakan untuk pembangunan bendungan (waduk-red) DI (Daerah Irigasi) Serdang di Kecamatan Batangkuis.

Sebelumnya dia sudah menyurati PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) Irigasi dan Rawa I Kementerian PUPR Balai Wilayah Sungai Sumtera II. Dalam surat balasan itu disebutkan, bahwa hingga saat ini, ATR/BPN Deliserdang menyatakan belum menyerahkan validasi dan nomor nominatif, karena tanah itu sedang berperkara dengan pihak keluarga (ahli waris-red).

Beberapa saat berada di luar gerbang kantor ATR/BPN, Wahyuddin bertemu dengan Syarifuddin Harahap di dalam kantor ATR/BPN. Menurutnya, pertemuan itu disepakati 2 hari kemudian pihak ATR/BPN akan memberikan kesimpulan sekaligus menyurati pihak Irigasi dan Rawa I Kementerian PUPR Balai Wilayah Sungai Sumatera II.

Sementara Syarifuddin Harahap ketika dikonfirmasi melalui selularnya mengatakan bahwa Kasi Pengadaan Tanah ATR/BPN Deliserdang Edi Rabudi dan dia, akan segera menyurati pihak Irigasi dan Rawa I Kementerian PUPR Balai Wilayah Sungai Sumtera II. (Baloh)