Asyik Nunggu Pelanggan, Pengedar Narkoba Diciduk Sektor Polsek Firdaus

Iklan Semua Halaman


.

Asyik Nunggu Pelanggan, Pengedar Narkoba Diciduk Sektor Polsek Firdaus

Senin, 08 Juni 2020

Serdang Bedagai - Petugas Polsek Firdaus Polres Serdang Bedagai, Sumatara Utara, menciduk pelaku terduga pengedar narkoba Sabtu (06/06/2020) sekira pukul 15:30 WIB. 

Legino alias Gino (38) warga Dusun XV Kampung Jati, Desa Sei bamban, Kecamatan Sei Bamban ditangkap saat sedang menunggu pelanggan atau pembeli shabu kepada tersangka di belakang rumah warga di Dusun XV Kampung Jati.

Barang bukti diamankan dari tersangka shabu seberat 0,91 gram dan satu paket ganja kering siap edar.

Kapolres Sergai, AKBP Robin Simatupang dalam keterangan kepada wartawan, Minggu (07/06/2020) mengatakan, penangkapan tersangka L alias Gino berkat adanya laporan dari masyarakat Kampung Jati, Desa Sei Bamban, Kecamatan Sei Bamban tentang Marak nya peredaran Narkotika di seputaran kediaman rumah tersangka.

Atas laporan tersebut, Sektor  Polsek Firdaus Polres Sergai menindaklanjuti laporan tersebut untuk melakukan penyelidikan di lokasi tempat kejadian perkara. setiba dilokasi melihat satu orang terduga sedang berdiri di belakang rumah warga dan langsung melakukan penangkapan dan penggeledahan terhadap tersangka.

Setelah dilakukan penggeledahan, oleh Sektor Polsek Firdaus, berhasil menemukan barang bukti 1 kotak rokok sempoerna yang didalamnya berisikan 1 paket sedang yang diduga sabu seberat 0,45 gram, 3 paket kecil yang diduga sabu seberat 0,46 gram, 3 pipet yang sudah dimodif menjadi skop, 2 jarum suntik dan 1 bal plastik klip transparan kosong,  1 buah tas slempang warna biru yang didalamnya terdapat 1 kotak rokok sempoerna yang berisikan 1 paket daun ganja kering dan tersangka mengakui jika barang bukti tersebut milik tersangka yang disimpang dikandang ayam, Selanjutnya tersangka dan barang bukti langsung di gelandang ke Mapolsek Firdaus guna proses lebih lanjut,"kata Kapolres Sergai AKBP Robin.

Hasil interogasi, tersangka yang berstatus lajang mengaku jika dirinya sudah pernah masuk penjara pada tahun 2011 dalam kasus narkoba dan menjalani hukuman selama 3 tahun 2 minggu di lapas Tebing Tinggi.

L alias Gino juga mengaku menjual narkotika jenis sabu baru berjalan 3 bulan terakhir karna tidak memiliki pekerjaan tetap setelah keluar dari penjara.

"Baru tiga bulan terakhir ini saya jual sabu pak, karena setelah keluar dari penjara sangat sulit cari kerjaan,"kilah tersangka L alias Gino kepada petugas di ruang penyidik. (Baloh)