gtag('config', 'UA-171687211-1'); Akibat Cuaca Ekstrem, Petani Durian Gagal Panen -->

Iklan Semua Halaman


.

Akibat Cuaca Ekstrem, Petani Durian Gagal Panen

Friday, June 26, 2020



LANGKAT - Tingginya curah hujan dengan intensitas sedang lebat disertai angin kencang yang melanda beberapa daerah Kabupaten/Kota di wilayah Propinsi Sumatera Utara, sejak bulan juni 2020,  berdampak buruk terhdap hasil perkebunan para petani durian di Desa Kwala Air Hitam, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Jumat (26/06/2020)

Para petani durian di kawasan tersebut mengalami gagal panen. Terlebih beberapa kali berbuah kualitas dan jumlahnya  tidak sebanyak seperti tahun sebelumnya.

Hal ini disebabkan banyak buah durian milik warga yang berada di pohon setiap harinya telah banyak berguguran, sehingga petani tidak bisa menjual hasil kebun mereka.

Fahmi, salah seorang petani durian di Desa Kwala Air Hitam mengatakan, pohon durian miliknya tahun ini tidak banyak berbuah. Dalam satu pohon jumlah buahnya tidak banyak seperti tahun lalu, untuk tahun ini buah durian yang bisa di panen hanya sekitar 10 sampai 15 buah per pohon .

Foto : Salah seorang petani durian asal langkat sedang mengumpulkan puluhan buah durian yang telah berguguran dari atas pohon .
 Jumat (26/06/2020) Gagal panen buah durian akibat cuaca buruk dan angin kencang.


"Durian tahun ini gagal panen. Bang,  kami tak banyak berharap, dan kalau tahun sebelumnya buah durian di ladang kami ini cukup lumayan banyak untuk bisa kita panen untuk makan bersama sanak keluarga bahkan sisa hasil buah durian bisa kami jual ke pasar untuk menambah penghasilan uang dapur kami sehari hari,” kata fahmi.

Hal senada juga di ungkapan  Ira, sejak tiga bulan yang lalu ia sangat senang dan kala itu pohon durian miliknya banyak mengeluarkan bunga. Akan tetapi, saat buahnya keluar dari putik bunga tiba-tiba banyak yang berguguran.

"padahal dulu bunganya banyak sekali, tapi mungkin karena kena cuaca buruk dan angin kencang sejak bulan juni ini, membuat buah durian diatas pohon banyak yang gugur meski usia buah durian sudah mulai tua," ujar ira.

Saat ini, buah durian sudah besar dan bahkan sudah mulai masuk musim panen pertama. Hanya saja, panen kali ini tidak sebanyak panen tahun lalu.  Dimana setiap harinya buah durian dari atas pohon banyak berguguran.

“ya beginilah lah bang, nasib kami sebagai petani durian, biasanya kami setiap tahun nya bisa mendapatkan penghasilan dari hasil penen buah durian dari kebun kami,  akan tetapi tahun ini kami tidak bisa menikmati hasil buah seperti tahun sebelumnya," ungkap Ira.

Para petani berharap, agar cuaca kedepanya tidak seburuk saat ini dan  semoga panen selanjutnya cuaca bisa lebih bersahabat. (Zul)