gtag('config', 'UA-171687211-1'); Duel Maut, Ponakan Nekat Habisi Nyawa Pamannya -->

Iklan Semua Halaman


 

.

Duel Maut, Ponakan Nekat Habisi Nyawa Pamannya

Friday, May 29, 2020



Pelaku Pembunuhan pengemudi Becak Bermotor (Betor) di Medan Johor akhirnya ditangkap petugas gabungan kepolisan dari Polrestabes Medan dan Polsek Delitua.

Sebelumnya Ramdhani (35) yang meninggal dunia akibat luka tikaman pisau di bagian dadanya merupakan paman dari tersangka Rizky Wahyudi Sirait (23), montir sepeda motor.

“Peristiwa pembunuhan itu terjadi karena korban merasa kurang puas dengan perbaikan Betor miliknya yang dilakukan oleh tersangka,” ujar Wakapolrestabes Medan, AKBP Irsan Sinuhaji. Jumat, (29/5).

Persitiwa pembunuhan  terjadi pada hari Kamis, 28 Mei 2020 di kediaman tersangka, Jalan Eka Surya Gang Eka Kencana No.4 Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor.

“Sebelum ditusuk pisau, korban dan tersangka sempat duel. Korban menggunakan balok kayu. Sedangkan tersangka sendiri menggunakan pisau,” jelas Wakapolrestabes Medan.

Akibat tikaman satu liang menyasar di dada dan seketika itu korban roboh bersimbah darah di lokasi kejadian.

Mengetahui hal itu, tersangka langsung melarikan pamannya itu ke Rumah Sakit Mitra Sejati.
Namun malang, diduga banyak kehilangan darah, nyawa korban akhirnya tidak tertolong

“Mengetahui korban meninggal, Rizky langsung bergegas kembali kerumahnya menjemput anak dan istirnya lalu kabur ke Batubara dengan menggunakan sepeda motor,” sebutnya.

Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung melakukan penyelidikan.Hasilnya, tidak sampai 1x24 jam tersangka berhasil diringkus di lokasi pelariannya di Kabupaten Batubara. Dari tangan tersangka petugas menyita  barang bukti berupa pisau, balok kayu, dan pakaian.

“Imbas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 338 Subs Pasal 351 ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman 15 tahun kurungan penjara,” pungkas Wakapolrestabes Medan seraya menambahkan pembunuhan terjadi karena tersangka merasa tersinggung dengan perkataan korban.